Cara Mengetahui Ponsel Anda BM dan Berpotensi Diblokir atau Tidak

Kompas.com - 11/08/2019, 16:31 WIB
Ilustrasi hasil pencarian IMEI di situs Kemenperin KOMPAS.com/Bill ClintenIlustrasi hasil pencarian IMEI di situs Kemenperin
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

Baca juga: Bagaiana Nasib Smartphone yang Tidak Terdaftar di Kemenperin?

Setelah mendapatkan nomor IMEI, pengguna bisa memasukkan deretan angka tersebut di situs Kemenperin berikut untuk mengecek apakah perangkat masuk lewat jalur resmi atau tidak.

Jika legal, maka akan muncul informasi "IMEI terdaftar di database Kemenperin" setelah anda mengklik tombol "kaca pembesar".

Sebaliknya, jika ponsel adalah barang BM, maka situs akan menampilkan keterangan "IMEI tidak terdaftar di database Kemenperin".

2. Cek Izin Postel

Selain mengecek nomor IMEI, Anda juga bisa melakukan validasi terhadap nomor sertifikat Postel di setiap perangkat.

Sertifikat ini menandai bahwa perangkat sudah lolos uji transmisi dan penerimaan sinyal radio dari DIrektorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Kominfo.

Nomor sertifikat Postel ini biasanya dapat ditemui di label pada kotak penjualan yang juga mencantumkan informasi nomor IMEI, jika perangkat tersebut berupa ponsel, sebagaimana tampak pada gambar di bawah.

Ilustrasi nomor IMEI dan nomor sertifikat Postel di label ponselKOMPAS.com/Bill Clinten Ilustrasi nomor IMEI dan nomor sertifikat Postel di label ponsel

Nomor sertifikat Postel memiliki format "Nomor sertifikat/SDPPI/tahun pembuatan". Misalnya, ponsel KompasTekno memiliki perangkat yang memiliki nomor sertifikat Postel 54664/SDPPI/2018.

Ilustrasi situs pengecekan nomor PonselKOMPAS.com/Bill Clinten Ilustrasi situs pengecekan nomor Ponsel

Nah, setelah mendapatkan informasi nomor sertifikat Postel, Anda bisa memasukkannya di situs Kominfo berikut.

Di sini, Anda sebenarnya cukup memasukkan nomor sertifikatnya saja, atau nomor yang paling awal, tanpa diikuti dengan embel-embel "SDDPI" dan tahun pembuatannya. Anda juga harus memilih "Nomor Sertifikat" di menu drop down terlebih dahulu agar tidak salah cari.

Baca juga: Aturan Blokir IMEI Tidak Berlaku untuk Laptop

Setelah itu, akan muncul berbagai informasi terkait nama pembuat produk, nama perangkat, hingga nomor model perangkat tersebut, jika nomor sertifikat Postel memang valid.

Sesuaikan informasi-informasi yang didapat dari situs Postel ini dengan perangkat yang Anda miliki. Jika ada yang tidak sesuai, ada kemungkinan ponsel tersebut barang BM.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X