Facebook Akui Menguping Percakapan Pengguna Messenger

Kompas.com - 15/08/2019, 16:40 WIB
Ilustrasi Facebook The telegraphIlustrasi Facebook

Menurut laporan tersebut, Facebook merupakan klien TaskUs yang paling penting sekaligus paling besar.

Namun, pegawai TaskUs dilarang blak-blakan mengungkapkan untuk siapa proyek yang sedang mereka kerjakan. Mereka hanya menyebut klien itu dengan sebuah kode bernama "Prism".

Baca juga: Facebook Didenda Rp 70 Triliun Akibat Skandal Cambridge Analytica

TaskUs juga ditugaskan untuk melacak konten yang kemungkinan melanggar kebijakan Facebook. Mereka juga melakukan pemindaian iklan bernuansa politik sebelum pemilu.

"Facebook meminta TaskUs untuk menyetop pekerjaan lebih dari seminggu lalu," ujar salah satu perwakilan TaskUs, dikutip dari Bloomberg.

Isu ini sejatinya pernah merebak saat kasus Cambridge Analytica terkuak awal 2018. Tapi, CEO Facebook Mark Zuckerberg sempat membantahnya.

"Anda membicarakan tentang teori konspirasi yang berkembang saat ini bahwa kami mendengarkan mikrofon Anda lalu menggunakannya untuk iklan. Kami tidak melakukan itu," kata Zuckerberg di hadapan Kongres AS pada April 2018, dilansir KompasTekno dari Phone Arena, Kamis (15/8/2019).

Facebook memang telah merevisi kebijakan data pengguna tahun lalu. Tujuannya agar pengguna bisa lebih memahami kebijakan Facebook.

Tapi, dalam revisi itu tidak disebutkan tentang pesan suara yang dianalisis dan dicatat oleh manusia.

Kalimat yang tertera di kebijakan baru tersebut hanya menyebut bahwa Facebook akan mengumpulkan "konten, komunikasi, dan informasi lain yang diberikan ketika pengguna (mengirim) pesan atau berkomunikasi dengan lainnya".

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X