Gara-Gara Huawei, Xiaomi Loyo di China

Kompas.com - 21/08/2019, 20:47 WIB
Ilustrasi logo Xiaomi di antara dua ponsel Redmi GizmochinaIlustrasi logo Xiaomi di antara dua ponsel Redmi

KOMPAS.com - Diblokirnya perangkat Huawei di AS ternyata merugikan Xiaomi pula. Hal tersebut dikarenakan warga China memberikan dukungannya untuk "korban" perang dagang AS-China ini dengan berbondong-bondong membeli produk Huawei di dalam negeri.

Hasilnya, pangsa pasar Huawei di China naik 31 persen di China dan menduduki posisi sebagai vendor smartphone nomor satu, menurut laporan firma riset pasar Canalys untuk kuartal kedua 2019.

Baca juga: Di-"blacklist" AS, Ponsel Huawei Malah Laris

Keadaan Huawei berbanding terbalik dengan sejumlah vendor lain di Negeri Panda, termasuk Xiaomi yang pangsa pasarnya justru 20 persen karena termakan oleh Huawei.

Pendapatan Xiaomi sebenarnya mengalami kenaikan dari tahun lalu. Total revenue Xiaomi pada kuartal kedua yang berakhir bulan Juni lalu mencapai 51,95 miliar yuan, naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar 45,24 miliar yuan.

Xiaomi, seperti dirangkum KompasTekno dari Reuters, Rabu (21/8/2019), menyebutkan angka pengapalan ponselnya pada kuartal kedua 2019 adalah 32 juta unit. 

Baca juga: Begini Cara Mengecek Ponsel Xiaomi yang Resmi di Indonesia

Belakangan, Xiaomi juga mulai melirik bisnis semikonduktor dengan berinvestasi di Verisilicon, perusahaan yang berbasis di Shanghai, China.

Pabrikan yang identik dengan warna jingga itu juga menanam modal di Bestechnic yang merancang chip untuk perangkat audio.

Beberapa perusahaan yang diinvestasi Xiaomi baru-baru ini telah terdaftar di bursa saham STAR. Termasuk perusahaan Ninebot, pembuat skuter yang juga mengakuisisi merek Segway pada tahun 2015.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X