Xiaomi Kirim 60 Juta Smartphone dalam 6 Bulan

Kompas.com - 23/08/2019, 17:03 WIB
Logo Xiaomi terpajang di kantor pusat Xiaomi Indonesia yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. YUDHA PRATOMO/KOMPAS.comLogo Xiaomi terpajang di kantor pusat Xiaomi Indonesia yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta.
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Xiaomi baru saja merilis laporan keuangan untuk paruh pertama 2019. Dalam periode selama 6 bulan tersebut, vendor smartphone asal China ini mengatakan berhasil mengapalkan sebanyak 60 juta unit ponsel pintar secara global.

Angka tersebut berkontribusi besar terhadap pendapatan dan membuat Xiaomi mendulang revenue 95,71 miliar Yuan, atau hampir mencapai Rp 194 triliun, meningkat 20 persen dari periode yang sama di tahun 2018 lalu.

Selain itu, laba bersih Xiaomi juga turut terdongkrak 49,8 persen dari tahun sebelumnya menjadi sebesar 5,72 miliar Yuan atau setara Rp 11,58 triliun.

Baca juga: Begini Cara Mengecek Ponsel Xiaomi yang Resmi di Indonesia

Dirangkum KompasTekno dari GSM Arena, Kamis (22/8/2019), tak hanya lini smartphone yang berkontribusi besar bagi pendapatan Xiaomi.

Produk elektronik lain pun turut menorehkan catatan positif seperti misalnya lini produk televisi yang berhasil mengapalkan 5,4 juta unit dan berhasil masuk ke lima besar.

CEO Xiaomi, Lei Jun juga berkomentar bahwa ia merasa puas atas performa perusahaan yang yang dipimpinnya tersebut. Dia juga mengatakan bahwa Xiaomi akan juga berkomitmen untuk menggarap teknologi 5G dan IoT.

Baca juga: Gara-gara Huawei, Xiaomi Loyo di China

Pihak Xiaomi juga menegaskan bakal mengucurkan investasi yang lebih besar ketimbang tahun sebelumnya yakni sebesar 3,3 miliar Yuan atau sekitar Rp 6,5 triliun. Angka tersebut meningkat 30 persen dari 2018 lalu.

Dalam laporannya, Xiaomi juga mengedepankan solusi IoT yang kini sudah ada sekitar 196 juta perangkat yang tersebar di seluruh dunia.

Layanan internet milik Xiaomi pun turut memberi kontribusi positif dengan mengalami peningkatan pendapatan menjadi sekitar 8,8 miliar Yuan atau setara Rp 17,8 triliun.Angka tersebut melonjak 108 persen dibandingkan dengan tahun 2018 lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber GSM Arena
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X