Meski Mahal, Ini Alasan Pembeli Galaxy Note 10 Plus Rela Antre

Kompas.com - 23/08/2019, 17:51 WIB
Logo Galaxy Note 10 Plus dalam penjualan peradana di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (23/8/2019). KOMPAS.com/ BILL CLINTENLogo Galaxy Note 10 Plus dalam penjualan peradana di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (23/8/2019).
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

JAKARTA, KOMPAS.com - Antrean calon pembeli tampak mengular di ajang penjualan perdana ponsel Samsung Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus di Mal Kota Kasablanka, Jumat (23/8/2019), siang tadi.

Kedua perangkat ini merupakan smartphone premium dengan harga mencapai Rp 19 juta. Salah satu pembeli yang ditemui KompasTekno mengakui bahwa dia merasa harga Galaxy Note 10+ yang dipinangnya memang mahal.

Baca juga: Penjualan Perdana Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus Resmi Dibuka

Meski demikian, Andrian, sang pembeli tersebut, tetap mau mengantre panjang demi membeli Galaxy Note 10+. Dia mulai berdiri dalam barisan pada pukul 10 pagi dan baru bisa dilayani selewat pukul 1 siang.

Keramaian calon pembeli di penjualan perdana Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (23/8/2019).KOMPAS.com/ BILL CLINTEN Keramaian calon pembeli di penjualan perdana Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Kenapa Andrian rela antre begitu lama? Pria 28 tahun asal Jakarta ini mengatakan dia memang sudah kadung naksir dengan fitur-fitur Galaxy Note 10+, khususnya Video Live Focus dan kemampuan terhubung ke laptop lewat Samsung DeX.

Baca juga: Samsung Galaxy Note 10 Bisa Dikendalikan dari Laptop

“Sekarang bisa tinggal colok saja pakai kabel ke MacBook, kalau Note 9 ‘kan harus pakai dock," katanya soal kemampuan DeX di Galaxy Note 10. Fitur ini menurut Andrian sangat relevan dengan profesinya di bidang teknologi informasi.

Andrian, salah satu pembeli Galaxy Note 10 Plus yang rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan perangkat tersebut. KOMPAS.com/ BILL CLINTEN Andrian, salah satu pembeli Galaxy Note 10 Plus yang rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan perangkat tersebut.
Maka Andrian pun pede membawa Galaxy Note 9 lama miliknya ke Kota Kasablanka. Ponsel itu ditukar tambah lewat program trade-in sehingga dia hanya perlu merogoh kocek Rp 8,9 juta untuk menebus Galaxy Note 10+ 12 GB/ 256 GB, dari harga normal Rp 16,5 juta.

Baca juga: Harga Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus di Indonesia

Alasan senada diungkapkan oleh pasangan suami istri Brian dan Yanti yang sama-sama rela antre panjang. Seperti Andrian, Brian membelikan Galaxy Note 10+ 12 GB/ 256 GB untuk istrinya lewat trade-in.

Hanya saja, karena perangkat yang ditukar tambah lebih lawas -Galaxy Note 8- maka harga yang perlu ditebus lebih tinggi, yakni Rp 9,5 juta.

Kendati demikian, Yanti memandang harga itu masih layak karena ia sendiri memang merupakan pengguna setia seri Galaxy Note dari Samsung. Brian pun mengamini.

"Harganya oke sih, dengan fitur dan spesifikasi yang ada, cuma tambah Rp 9,5 juta dapat smartphone yang layarnya besar dan bagus," imbuh Brian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X