XL Axiata Lirik Palapa Ring Tengah untuk BTS USO

Kompas.com - 27/08/2019, 07:08 WIB
Teknisi XL Axiata sedang melakukan pemeriksaan terhadap perangkat BTS di daerah Labuhan Badas, Sumbawa Besar. Senin (26/8). Dok. XLTeknisi XL Axiata sedang melakukan pemeriksaan terhadap perangkat BTS di daerah Labuhan Badas, Sumbawa Besar. Senin (26/8).
Penulis Oik Yusuf
|

SUMBAWA BESAR, KOMPAS.com - Operator seluler XL Axiata menyatakan tertarik menggunakan jaringan kabel broadband Palapa Ring untuk perluasan jaringan, khususnya paket Tengah yang antara lain menjangkau kepulauan Maluku.

Menurut Group Head Technology Strategy & Architecture XL Axiata I Gede Darmayusa, operator yang identik dengan warna biru tersebut kini tengah menyiapkan investasi untuk prasarana last mile di Palapa Ring Tengah.

“Kami sedang siapkan capex-nya (belanja modal), supaya, begitu nanti semuanya sudah siap, kami pun sudah siap,” ujar Gede ketika ditemui di sela acara pemaparan jaringan 4G XL Axiata di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, Senin (26/8/2019).

Dia menambahkan, Palapa Ring Tengah sejalan dengan kebijakan Universal Service Obligation (USO) pemerintah agar operator membangun pemancar sinyal (BTS) untuk menjangkau daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Keberadaan jaringan broadband Palapa Ring Tengah yang berfungsi sebagai backbone jaringan, menurut Gede, nantinya akan membantu mewujudkan pembangunan BTS USO XL di kepulauan Maluku.

Sebab, jaringan broadband yang sudah digelar lewat proyek tersebut bisa dimanfaatkan untuk merambah daerah-daerah yang selama ini dipandang tidak ekonomis untuk instalasi kabel bawah laut oleh operator.

"Nanti, saat kami mengembangkan USO, otomatis akan ada titik-titik fiber optik (dari Palapa Ring) yang bisa disambungkan," ujar Gede.

XL memang berkomitmen membangun BTS USO yang sebagian berlokasi di Papua dan Indonesia Timur. Sejauh ini sejak 2018, sudah 64 BTS USO yang dibangun di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Jawa Timur, NTB, dan NTT.

Ke depan, XL berencana membangun 250 BTS USO untuk 2019 dan 250 lagi untuk 2020 mendatang, termasuk di wilayah Maluku dan Papua yang dijangkau oleh Palapa Ring Tengah dan Timur.

“Di Papua kami punya jaringan di Jayapura dan Sorong. Dengan adanya Palapa Ring, mudah-mudahan kami akan punya plan untuk pengembangannya,” pungkas Gede.

Baca juga: Kecepatan Internet Palapa Ring Tengah Diklaim Capai 40 Mbps

Dana USO bersumber dari pungutan sebesar 1,25 persen dari pendapatan operator yang kemudian dikelola Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI). Dana digunakan untuk memperluas akses internet ke daerah-daerah 3T yang belum terjangkau.

Adapun jangkauan Palapa Ring Tengah melintasi Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawersi Tengah, dan Maluku Utara dengan kebal serat optik darat penajang 1.326,22 kilometer dan kabel laut 1.787,06 kilometer.

Sementara, Palapa Ring Timur meliputi wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat, dan Papua dengan panjang kabel keseluruhan mecnapai 8.500 kilometer.

Baca juga: Palapa Ring Rampung, Tak Semua Titik Bisa Akses Internet Berkecepatan Tinggi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X