Huawei Mate 30 Terancam Tidak Bisa Memakai Aplikasi dan Layanan Google

Kompas.com - 29/08/2019, 10:31 WIB
Bocoran Huawei Mate 30 bagian depan. Tech RadarBocoran Huawei Mate 30 bagian depan.
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Huawei sedang bersiap meluncurkan smartphone seri Mate 30. Namun, jajaran flagship baru tersebut agaknya terancam tak bisa hadir dengan aneka layanan dan aplikasi Google seperti Play Store dan Google Maps.

Hal tersebut diungkapkan oleh seorang juru bicara Google yang berbicara secara anonim kepada Reuters.

Sebab, menurut sang juru bicara yang enggan disebut namanya ini, penangguhan blokir produk AS terhadap Huawei sepanjang 90 hari yang diperpanjang beberapa waktu lalu tak berlaku untuk perangkat baru seperti Mate 30.

Baca juga: Baca juga: Huawei Masih Bisa "Bernafas" di AS 90 Hari Lagi

Perusahaan-perusahaan AS sebenarnya bisa mengajukan lisensi agar tetap dibolehkan berdagang dengan Huawei selama masa penangguhan.

Namun, Google tak menjelaskan apakah akan meminta lisensi supaya bisa terus memasok aplikasi dan layanannya kepada Huawei atau tidak.

Sejauh ini Departemen Perdagangan AS telah menerima lebih dari 130 permohonan lisensi dari berbagai perusahaan AS yang ingin tetap berbisnis dengan Huawei, tapi belum ada satupun yang dikabulkan.

Selain Mate 30, ponsel Huawei anyar lainnya seperti smartphone lipat Mate X yang tak kunjung meluncur juga terancam tidak bisa memakai layanan dan aplikasi Google.

Meski demikian, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Reuters, Kamis (29/8/2019), ponsel-ponsel Huawei tetap bisa menjalankan OS Android karena sifatnya yang terbuka (open source).

Huawei sendiri sudah menyiapkan alternatif bernama HarmonyOS sebagai antisipasi apabila sama sekali tidak bisa menggunakan sistem operasi Android.

Baca juga: Ini Rencana Huawei Jika Dilarang Pakai Android

Ketika dijumpai di Jakarta dalam rangka perkenalan HarmonyOS di Jakarta, Selasa (27/8/2019), Senior Manager EMUI Product Marketing Huawei James Lu mengatakan pihaknya baru akan memakai OS tersebut apabila benar-benar kepepet.

"Kami akan membuatnya (HarmonyOS) lebih siap ketika kami membutuhkannya, tapi tidak untuk sekarang," kata James.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Verge
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X