Palapa Ring Timur Jadi yang Paling Sulit dan Mahal

Kompas.com - 01/09/2019, 08:55 WIB
Proses penggelaran selubung HDPE untuk pelindung kabel serat optik Palapa Ring Timur menggunakan mesin Vermeer di jalur antara Teluk Bintuni - Manokwari, Sabtu (12/5/2018). KOMPAS.com/Yoga H. WidiartantoProses penggelaran selubung HDPE untuk pelindung kabel serat optik Palapa Ring Timur menggunakan mesin Vermeer di jalur antara Teluk Bintuni - Manokwari, Sabtu (12/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkap kendala pemerintah membangun satelit Palapa Ring Paket Timur.

Menurut dia, memasang Palapa Ring di timur lebih sulit ketimbang paket barat dan tengah. Karena itulah, pembangunannya juga lebih lama.

Hal tersebut disampaikan Rudiantara dalam video conference dengan Bupati Asmat, Elisa Kambu, dari Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (31/8/2019).

"Pembangunan Palapa Ring timur memang paling sulit, paling lama, dan mahal," ujar Rudiantara dalam video conference tersebut.

Di Papua dan Papua Barat, pemerintah membangun jaringan di 41 kabupaten. Pemerintah menemui sejumlah kendala, karena banyaknya tower yang dibangun di medan yang sulit.

Baca juga: Kominfo Umumkan Skema Tarif Palapa Ring Barat

Rudiantara mengatakan, ada 52 tower yang harus dibangun di gunung Papua. Sebanyak 28 lokasi di antaranya ada di ketinggian 2.500-3.500 meter di atas permukaan laut.

"Tidak ada jalan setapak. Angkut semua besi, angkut orang, angkut air, bangun konstruksi semua dibawa pakai heli," kata Rudiantara.

Namun, kata Rudiantara, tak ada kata mahal untuk membangun wilayah terpinggir demi menyatukan Indonesia.

Asmat tagih janji

Sementara itu, Elisa berharap, Asmat menjadi perhatian pemerintah pusat agar ditingkatkan kualitas komunikasi di sana.

Saat ini, di Asmat terdapat 13 BTS dari pemerintah dan 5 BTS dari Telkomsel. Padahal, jumlah distrik yang harus dijangkau ada 23 distrik. BTS yang ada masih belum bisa mencakup semua distrik dan kampung di Asmat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X