Ada Palapa Ring, Warga Asmat Tak Perlu ke Kota Cari Internet

Kompas.com - 02/09/2019, 10:26 WIB
Peta pembagian proyek Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur. KOMPAS.com/Gito Yudha PratomoPeta pembagian proyek Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Asmat Elisa Kambu berharap beroperasinya jaringan Palapa Ring Timur akan membuat koneksi internet di Papua, khususnya Asmat, lebih baik lagi.

Selama ini, masih ada warga Asmat yang kesulitan mengakses internet, karena cakupannya tidak luas dan berat untuk mengaksesnya.

Pemerintah kabupaten juga mengalami kendala untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Apalagi jika saat cuaca sedang buruk, sinyal internet dan GSM pun kadang ikut terdampak.

"Dengan ini kalau jaringan ini bisa baik, terkoneksi dengan baik, tidak ada halangan, kita tidak perlu ke kota (dapat sinyal internet). Tapi di tempat kita sendiri bisa," ujar Elisa saat ditemui di lapangan Polres Asmat, Papua, Sabtu (31/8/2019).

Bagi Elisa, adanya inklusi internet di wilayah Asmat memiliki dampak positif mauapun negatif. Negatifnya, kata dia, bagi warga yang belum siap menggunakan internet dengan sehat, maka akan menyalahgunakannya untuk hal negatif.

Baca juga: Pendidikan dan Kesehatan Jadi Fokus Pemanfaatan Palapa Ring di Asmat

Meski begitu, ia mengakui lebih banyak kelebihan yang didapat dari lancarnya koneksi internet. Terutama bagi pemerimtah kabupaten. Hal ini yang Elisa harapkan dengan adanya jaringan Palapa Ring Timur.

"Semua urusan lembaga pemerintahan, pelayanan, dan kegiatan ekonomi semua sudah digital. Kita bisa melakukan komunikasi, koordinasi untuk membangun daerah, terutama di Asmat," kata Elisa.

Apalagi, di era ini, akuntabilitas penyelenggara pemerintahan menjadi nomor satu. Transparansi juga dikedepankan untuk memperlihatkan bahwa suatu lembaga atau instansi pemerintah tersebut memang akuntabel.

Dengan akses internet yang lebih mudah, maka kinerja pemerintah juga bisa lebih transparan kepada masyarakat.

Asmat dipercaya sebagai kabupaten pertama yang menikmati manfaat jaringan kabel optik Palapa Ring Timur tersebut.

Baca juga: Palapa Ring Timur Jadi yang Paling Sulit dan Mahal

"Asmat sangat bersyukur, pintu masuk ke yang lain ke Papua itu lewat Asmat," kata dia.

Elisa juga mengeluhkan terbatasnya operator yang masuk ke Asmat dan sebagian besar wilayah Papua. Saat ini, jaringan operator yang hanya bisa diakses di sana hanya Telkomsel.

Elisa berharap pengoperasian Palapa Ring juga memberi ruang bagi operator selular lain masuk ke Asmat.

"Dengan jaringan optik ini kita harapkan banyak operator yang akan tertarik. Asmat ini menjanjikan lah, karena orang yang ada di Asmat juga sebagian dari luar. Mereka punya keluarga di luar yang perlu berkomunikasi," kata Elisa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X