Kompas.com - 02/09/2019, 12:14 WIB
Ilustrasi YouTube mobile shutterstockIlustrasi YouTube mobile


KOMPAS.com
- Setelah diperkenalkan pada Mei silam, Google bakal mulai menggelontorkan fitur untuk menyembunyikan rincian jumlah "subscriber" pada kanal YouTube.

Hal ini diterapkan lantaran Google ingin menyeragamkan tampilan format penulisan jumlah subscriber platform YouTube di berbagai wilayah.

Seperti diketahui, di wilayah atau platform YouTube tertentu (desktop atau mobile), sebagian pengguna bisa melihat dua format penulisan angka jumlah subscriber yang berbeda.

Ada yang ditulis secara penuh, seperti "1.234.567 subscriber", ada pula yang ditulis dengan angka yang disingkat dengan format penulisan "1,23M subscriber".

Baca juga: KPI Bakal Awasi Konten YouTube, Facebook, dan Netflix

"Selain ingin menciptakan konsistensi, (singkatan) ini untuk mengatasi kekhawatiran para konten kreator tentang stres dan kesejahteraan, khususnya untuk pelacakan jumlah subscriber secara real-time," tulis pihak YouTube dalam blog resminya, Minggu (1/9/2019).

Penerapan format penulisan angka jumlah subscriber ini sendiri berlaku untuk kanal yang memiliki jumlah pelanggan yang tercatat lebih dari tiga digit, atau lebih dari 1.000 subscriber.

Ketika jumlah subscriber lebih dari 999, maka penulisan format angka akan mulai disingkat hingga menjadi maksimal tiga digit.

Misalnya, jika sebuah akun memiliki 4.399 subscriber maka tampilan jumlah tersebut akan ditulis menjadi 4.39K.

Begitu pula pada akun dengan jumlah subscriber lebih dari 10 juta. Pada kanal yang memiliki 123.456.789 subscriber misalnya, penulisan angka akan disingkat menjadi 123M.

Kendati jumlah subscriber secara rinci disembunyikan dari publik, para pemilik kanal bakal bisa melihat rincian angka tersebut di antarmuka website YouTube Studio.

Perubahan format ini rencananya bakal digelontorkan oleh Google mulai minggu ini. Kendati begitu, tidak dijelaskan kapan format baru penulisan jumlah subscriber ini bakal sepenuhnya diterapkan di secara global.

Baca juga: Studi Ungkap Jenis Video yang Paling Laris Ditonton di YouTube

Selain tampilan yang disodorkan kepada pengguna, para pihak ketiga yang menggunakan sistem "YouTube API", seperti platform statistik jejaring sosial SocialBlade, juga kecipratan fitur penyederhanaan angka jumlah subscriber ini.

YouTube API sendiri merupakan sebuah sistem YouTube yang memungkinkan pihak ketiga untuk melacak statistik dari sebuah akun YouTube.

Keputusan YouTube untuk menyembunyikan jumlah subscriber ini serupa dengan kebijakan Instagram yang kabarnya akan menyembunyikan jumlah "Like" pada setiap posting.

Tidak disuka pengguna

Banyak orang yang tidak menyukai pembaruan yang dilakukan oleh Google ini. Pembaruan YouTube yang disampaikan dalam sebuah artikel itu mendapatkan "dislike" sebanyak lebih dari 1.300 kali. Jumlah "like" sendiri tercatat tak lebih dari 200 kali. 

Para pengguna pun membeberkan keluh kesalnya di kolom komentar. Beberapa orang menganggap pembaruan ini bukan solusi. Ada pula yang menyayangkan pembaruan ini lantaran bukan meluncur sebagai opsi yang bisa diaktifkan dan dinon-aktifkan.

Baca juga: 10 Aplikasi Foto dan Video Berpenghasilan Terbesar, YouTube Nomor Satu

Jika dilihat dari kacamata konten kreator, hal ini juga bisa membawa dampak yang besar. Pasalnya, jumlah subscriber ini kerap menjadi salah satu nilai yang digunakan untuk mengukur popularitas diri.

Kendati tidak disukai, pihak Google mengatakan akan tetap mengelontorkan pembaruan ini kepada para penggunanya. 

"Meskipun kami tahu tidak semua orang akan setuju dengan pembaruan ini, kami berharap ini merupakan langkah positif bagi komunitas, baik yang melihat maupun membuat konten," tutup pihak Google.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X