Mengintip Isi Kemasan dan Menjajal Samsung Galaxy A50s

Kompas.com - 11/09/2019, 20:54 WIB
Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager Samsung Indonesia Kompas.com/Wahyunanda Kusuma PertiwiIrfan Rinaldi, Product Marketing Manager Samsung Indonesia

JAKARTA,KOMPAS.com - Samsung masih rajin menggelontorkan Galaxy A series terbarunya. Kini giliran Galaxy A50s yang mampir di Indonesia. Perangkat ini tak lain merupakan versi upgrade Galaxy A50 yang dirilis bukan Maret lalu.

Penggemar Samsung Galaxy A sudah bisa membelinya dengan penawaran khusus selama masa pre-order yang berlangsung 9-15 September. Harga paling murahnya dipatok Rp 3.899.000 untuk varian RAM 4 GB dan Rp 4.599.000 untuk varian RAM 6 GB.

Penjualan perdana Galaxy A50s akan dilakukan tanggal 19 September, dengan harga yang berbeda yakni Rp 4.099.000 untuk varian RAM 4 GB dan Rp 4.899.000 untuk varian RAM 6 GB.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap dan Harga Samsung Galaxy A50s di Indonesia

Ada dua pilihan memori internal yakni 64 GB dan 128 GB yang bisa diekspansi hingga 512 GB dengan microSD.

KompasTekno sempat menjajal Galaxy A50s saat diluncurkan di Jakarta, Rabu (11/9/2019). Seperti apa kesan yang diberikan? Ikuti penelusuran singkatnya berikut ini.

Desain holografis, kamera 48 megapiksel

Bagian punggung Galaxy A50s varian Prism Crush Green.Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi Bagian punggung Galaxy A50s varian Prism Crush Green.
Dilihat sekilas, tampilan Galaxy A50s terlihat mirip dengan Galaxy A50 pendahulunya. Punggung perangkat ini merefleksikan warna pelangi saat terkena cahaya.
Ada tiga warna yang bisa dipilih, yakni hitam, hijau, dan putih.

Di sudut kiri atas masih bertengger tiga kamera belakang. Namun, Samsung meningkatkan konfigurasi kamera utama dari 25 megapiksel menjadi 48 megapiksel (f/2.0). Ditemani kamera ultra wide 8 megapiksel (f/2.2), dan depth sensor 5 megapiksel (f/2.2).

Meski kamera utama beresolusi 48 megapiksel, namun secara default kamera akan menangkap gambar dengan resolusi 12 megapiksel.

Hal ini dikarenakan Samsung menggunakan teknologi tetracell yang menggabungkan tiap empat piksel menjadi satu untuk meningkatkan kualitas gambar akhir.

Baca juga: Alasan Samsung Jorjoran Merilis Ponsel Galaxy A di 2019

Samsung juga menambahkan beberapa mode kamera baru, salah satunya super steady yang sebelumnya hanya tersemat di Galaxy A80, S10, dan Note 10. Hanya saja, secara kualitas akan berbeda dengan super steady di lini flagship.

"Super steady ini sistemnya mirip dengan Galaxy A80, menggunakan ultra wide angle untuk ambil gambar dan resolusinya dikunci pada resolusi 1080 30 fps," jelas Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X