Microsoft Patenkan Ponsel Lipat dengan Engsel Berisi Cairan

Kompas.com - 17/09/2019, 08:23 WIB
Ilustrasi perangkat lipat Microsoft DigitalTrendsIlustrasi perangkat lipat Microsoft
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Tren perangkat fleksibel atau foldable device terus berlanjut. Kini, giliran Microsoft yang merancang desain perangkat lipat bikinannya. 

Rancangan desain ini tertuang di dalam sebuah paten yang tersebar di dunia maya yang beberapa hari lalu sudah dirilis oleh kantor paten dunia (WIPO).

Tidak seperti Huawei Mate X atau Samsung Galaxy Fold yang menggunakan engsel dengan material padat fleksibel, perangkat lipat besutan Microsoft ini memiliki engsel khusus yang didesain sedemikian rupa agar bisa diisi oleh material cair atau gas.

Baca juga: Dokumen Paten Ungkap Bentuk Smartpone Lipat LG

Berdasarkan dokumen paten ini, mekanisme engsel dengan material seperti itu memungkinkan perangkat untuk dibengkokkan ke segala posisi (ke arah dalam maupun luar) untuk mengurangi tekanan terhadap layar.

Selain mudah dibengkokkan, konsep penyusunan engsel bikinan Microsoft ini juga dapat mencegah serpihan debu atau material kecil lainnya masuk ke dalam celah engsel.

Ilustrasi paten perangkat lipat MicrosoftDigitalTrends Ilustrasi paten perangkat lipat Microsoft

 

Sebab, bagian atas dan bawah engsel tampak tertutup rapat, sebagaimana bisa dilihat pada ilustrasi di atas. 

Nah, desain engsel tersebut berbeda dengan desain engsel ponsel lipat yang sudah ada, seperti Samung Galaxy Fold atau Huawei Mate X.

Kedua ponsel ini mengusung engsel dengan material padat yang bisa dibilang rentan bermasalah lantaran menjadi tumpuan lipatan. Penjualan Samsung Galaxy Fold pun sempat tertunda gara-gara masalah engsel.

Baca juga: Samsung Mengaku Memaksakan Peluncuran Galaxy Fold

Lantas, apakah paten Microsoft yang bisa dibilang menjadi solusi perangkat lipat ini akan diwujudkan dalam sebuah produk? Sayangnya, hal itu masih belum dikonfirmasi oleh Microsoft.

Namun, pihak Microsoft kemungkinan akan melisensikan paten ini ke vendor lain lantaran paten tersebut diajukan oleh "Microsoft technology licensing" sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Selasa (17/9/2019).  

Terlepas dari itu, jika paten ini terwujud di dalam sebuah produk, pihak Microsoft kemungkinan akan memamerkannya pada tanggal 2 Oktober mendatang, bertepatan dengan peluncuran perangkat Surface teranyar. Kita tunggu saja.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X