Kompas.com - 20/09/2019, 16:01 WIB
|

KOMPAS.com - Jika Anda sadar, Instagram kini dibanjiri dengan produk-produk kecantikan yang menjanjikan hasil memuaskan secara instan.

Salah satu contohnya adalah obat penurun berat badan yang kerap diklaim dapat membuat penggunanya lebih kurus hanya dalam hitungan hari.

Tak hanya itu, masih banyak lagi produk kecantikan lain yang banyak dijual di Instagram, bahkan ada pula yang menawarkan "cosmetic surgery" untuk meningkatkan kepercayaan diri seseorang, seperti suntik botox.

Melihat maraknya konten seperti ini, Instagram akan memperketat postingan konten terkait produk obat diet dan operasi kecantikan.

Menurut Emma Collins, Public Policy Manager Instagram, kebijakan ini diambil agar Instagram bisa menghadirkan konten yang lebih positif.

"Kebijakan ini merupakan bagian dari pekerjaan kami yang berkelanjutan untuk mengurangi tekanan yang kadang-kadang dirasakan orang sebagai akibat dari penggunaan media sosial," ungkap Emma.

Menurut Emma, Instagram akan menyembunyikan sejumlah konten terkait obat diet dan kecantikan dari pengguna yang belum berusia 18 tahun.

Sementara iklan-iklan obat penurun badan yang menjanjikan kurus secara instan serta terlihat tidak realistis, akan dihapus dari peredaran.

Baca juga: Jumlah Like Instagram Disembunyikan, Ini Efeknya bagi Selebgram

Kebijakan ini dibuat karena adanya kekhawatiran obat-obat tersebut akan memberi dampak negatif kepada anak muda. Emma menambahkan bahwa pihak Instagram juga telah meminta saran dari sejumlah ahli kebijakan media sosial.

Dikutip KompasTekno dari BBC, Jumat (20/9/2019), pada bulan Februari lalu, Direktur Medis dari National Health Service England, Stephen Powis menyerukan agar iklan obat kecantikan yang dipromosikan oleh para selebritis, dapat diblokir dari media sosial.

Menurut Stephen, produk penurun berat badan instan memiliki efek yang merusak kesehatan secara fisik dan mental bagi anak muda.

Baca juga: Tips Mudah Menjaga Keamanan Akun Facebook, Instagram, dan WhatsApp

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.