Kesan Pertama Menjajal Ponsel Andalan Baru Huawei, Mate 30 Pro

Kompas.com - 21/09/2019, 10:11 WIB
Sisi depan Huawei Mate 30
KOMPAS.com/ OIK YUSUFSisi depan Huawei Mate 30
Penulis Oik Yusuf
|

MUNICH, KOMPAS.com - Dalam acara yang bertempat di Munich, Jerman, Huawei meresmikan duo ponsel andalan barunya, Mate 30 dan Mate 30 Pro.

Kedua ponsel tersebut memiliki desain mirip dengan sejumlah perbedaan penting. Di antara mereka, Mate 30 Pro diposisikan lebih tinggi dan karena itu dibekali dengan fitur lebih baik.

Layar smartphone ini yang berukuran 6,53 inci (2.400 x 1176 piksel, 18,5:9 ), misalnya, kini sangat melengkung di sisi kiri dan kanan dengan desain “Horizon Screen”

Saking melengkungya layar itu, Huawei nyaris tidak memiliki tempat untuk menaruh tombol daya berwarna merah yang posisinya kini terdesak hingga lebih ke bawah.

Sementara, tombol fisik pengatur volume ditiadakan. Fungsinya diganti on-screen slider yang dipanggil dengan cara mengetukkan jari sebanyak dua kali di sisi kanan atau kiri layar.

                               Fungsi tombol volume digantikan oleh on-screen slider yang bisa dimunculkan di kedua sisi layar (foto kanan). Mate 30 Pro juga memiliki fitur Air Gesture yang bisa menjalankan beberapa fungsi seperti screenshot dan scrolling dengan gerakan tangan di udara tanpa menyentuh layar.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Fungsi tombol volume digantikan oleh on-screen slider yang bisa dimunculkan di kedua sisi layar (foto kanan). Mate 30 Pro juga memiliki fitur Air Gesture yang bisa menjalankan beberapa fungsi seperti screenshot dan scrolling dengan gerakan tangan di udara tanpa menyentuh layar.

Mekanisme demikian terasa agak canggung ketika dipakai. Sebab, area layar yang diketuk harus pas. Kalau tidak, on-screen slider tak akan muncul.

Huawei Mate 30 Pro tetap memiliki notch berukuran agak lebar karena harus memuat komponen kamera depan (32 MP, f/2.0), berikut 3D ToF camera dan sensor gestur gerakan jari di udara untuk menjalankan beberapa fungsi ponsel tanpa menyentuh layar.

Seperti Mate 20 Pro sebelumnya, Mate 30 Pro dibekali fitur 3D face unlock yang mengenali wajah pengguna secara tiga dimensi.

Baca juga: Huawei Pastikan Mate 30 dan Mate 30 Pro Tak Punya Google PlayStore

Di bagian punggung, ponsel yang ditenagai SoC Kirin 990, RAM 8 GB, storage 256 GB, dan baterai 4.500 mAh ini menyematkan empat buah kamera yang termuat di dalam modul berbentuk bundar.

Keempat kamera Mate 30 Pro terdiri dari kamera wide 40 MP (f/1.6, 27mm, OIS) Super Sensing, kamera ultra wide Cine 40 MP (f/1.8, 18mm) SuperSensing camera, kamera telephoto 8 MP (f/2.4, 80mm, OIS) dengan 3x optical zoom, dan kamera 3D ToF.

Modul bundar di punggung memuat kamera  wide 40 MP (f/1.6, 27mm, OIS) Super Sensing, kamera ultra wide Cine 40 MP (f/1.8, 18mm) SuperSensing  camera, kamera telephoto 8 MP (f/2.4, 80mm, OIS) dengan 3x optical zoom, dan kamera 3D ToF.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Modul bundar di punggung memuat kamera wide 40 MP (f/1.6, 27mm, OIS) Super Sensing, kamera ultra wide Cine 40 MP (f/1.8, 18mm) SuperSensing camera, kamera telephoto 8 MP (f/2.4, 80mm, OIS) dengan 3x optical zoom, dan kamera 3D ToF.

Satu kekurangan Huawei Mate 30 Pro adalah tidak memiliki aneka aplikasi dan layanan Google sebagai buntut perang dagang antara Amerika Serikat.

Baca juga: Pengguna Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro Tetap Bisa Nonton YouTube

Ketika menjajal versi sample dari Mate 30 Pro pun, KompasTekno tidak menemukan satu pun aplikasi Google di ponsel ini. Namun, sistem operasi yang digunakan adalah Android 10 berlapis antar muka EMUI 10.

Penasaran? Silakan simak sosok Huawei Mate 30 Pro selengkapnya dalam rangkaian foto di tautan berikut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X