Huawei Mate 30 Dijual Jauh Lebih Murah di China

Kompas.com - 01/10/2019, 14:12 WIB
Lini Mate 30 menjadi seri ponsel pertama dari Huawei yang tidak memiliki layanan dan aplikasi Google. Hal tersebut menjadi batu sandungan besar bagi perangkat yang sebenarnya memiliki spesifikasi mumpuni dan kaya fitur ini.  KOMPAS.com/ OIK YUSUFLini Mate 30 menjadi seri ponsel pertama dari Huawei yang tidak memiliki layanan dan aplikasi Google. Hal tersebut menjadi batu sandungan besar bagi perangkat yang sebenarnya memiliki spesifikasi mumpuni dan kaya fitur ini.
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, Huawei memperkenalkan Mate 30 dan Mate 30 Pro dalam acara peluncuran yang digelar di Munich, Jerman.

Dalam peluncuran tersebut Huawei mengumumkan banderol lini ponsel Mate 30 di kisaran 799 euro (Rp 12 juta) hingga 1.099 euro (Rp 17) juta untuk wilayah Eropa.

Harga tersebut boleh dibilang cukup tinggi, apalagi seri Huawei Mate 30 dirilis tanpa adanya layanan Google yang terpasang di dalam perangkat, seperti Gmail atau Google Play Store.

Saat merilis lini ponsel tersebut di China, harga yang dipatok Huawei ternyata jauh lebh rendah, hingga 40 persen lebih murag dibandingkan di Eropa.

Baca juga: Spesifikasi Berikut Harga Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro

Smartphone Mate 30 dihargai setara Rp 7,9 juta di Negeri Tirau Bambu, sementara Mate 30 Pro dijual mulai Rp 11,7 juta.

Kemudian,. Mate 30 Pro versi 5G di China dijual sekitar Rp 13 juta, berbeda jauh dari harga di wilayah Erupa yang mencapai kisaran Rp 18 juta.

Banderol versi teratas, Mate 30 RS Porsche Design, juga berselisih jauh, yakni setara Rp 25 juta di China, berbanding sekitar Rp 32, 8 juta di Eropa.

Serta Mate 30 RS Porsche yang dijual dengan harga 1.823 dollar AS (Rp 25 juta) ketimbang harga di Eropa sebesar 2,316 dollar AS (Rp 32,8 juta).

Baca juga: Kamera Huawei Mate 30 Pro Dinobatkan sebagai Yang Terbaik

Dirangkum KompasTekno dari Huawei Central, Selasa (1/10/2019), analis menduga bahwa perbedaan harga ini merupakan strategi Huawei untuk mendongkrak penjualan.

Huawei memang mengklaim telah berhasil menjual lebih dari satu juta unit lini Mate 30 hanya dalam waktu satu jam setelah membuka pemesanan awal. Ini mungkin menjadi salah satu alasan mengapa Huawei tetap menjadi vendor yang teratas di pasar smartphone China.

Seri ponsel Mate 30 pun diperkirakan bakal terjual lebih dari 20 juta unit hingga akhir tahun 2019.

Konsumen China relatif tidak terlalu bermasalah dengan absennya layanan Google karena sejak awal memang sudah diblokir di sana.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X