40 Juta Pengguna Samsung Galaxy S dan Note Terancam Manipulasi IMEI

Kompas.com - 10/10/2019, 09:36 WIB
Punggung perangkat dilabur warna keemasan dengan finishing satin. Tampak modul kamera ganda dan pemindai sidik jari yang disusun secara vertikal. KOMPAS.com/ OIK YUSUFPunggung perangkat dilabur warna keemasan dengan finishing satin. Tampak modul kamera ganda dan pemindai sidik jari yang disusun secara vertikal.

KOMPAS.com - Samsung mewanti-wanti pengguna smartphone flagship-nya mulai dari Galaxy S8, lini S10, Note 9, hingga lini Note 10 tentang adanya celah keamanan.

Total ada 21 celah keamanan yang terdeteksi, 17 di antaranya menargetkan antarmuka One UI dan empat lainnya menyasar software Android. Yang paling serius, adanya potensi manipulasi nomor identitas perangkat alias IMEI.

Menanggapi celah ini, Samsung segera merilis Security Maintenance Release (SMR) yang mencakup penambal celah keamanan untuk Google dan Samsung.

Dihimpun KompasTekno dari Forbes, celah keamanan SVE-2019-15435 yang mengancam Galaxy S9 dan Galaxy Note 9 masuk dalam kategori serius.

Baca juga: Google Temukan Celah Berbahaya di Ponsel-ponsel Android Ini

Celah ini mengancam 30 juta pengguna Galaxy S9 dan 10 juta pengguna Galaxy Note 9 di seluruh dunia. Tidak banyak yang diungkap Samsung tentang potensi celah keamanan di duo smartphone flagship itu.

Mereka hanya mengatakan bahwa SVE-2019-15435 akan membahayakan nomor identitas perangkat, alias IMEI.

"Peningkatan keamanan di dalam IMEI dibutuhkan untuk melindungi potensi manipulasi IMEI," tulis Samsung dalam laman resminya.

Baca juga: Samsung Galaxy S11 Meluncur 18 Februari?

Kemungkinan, manipulasi IMEI digunakan untuk "membersihkan" IMEI yang masuk daftar hitam (blacklist) karena perangkat telah dicuri. Sehingga, perangkat tersebut bisa kembali dijual dengan nomor IMEI yang telah "dipulihkan".

Pembaruan keamanan ini telah dirilis oleh Samsung beberapa hari lalu. Pengguna Galaxy S series dan Note series yang disebut di atas bisa segera memperbarui sistem keamanannya.

Caranya, pergi ke menu "setting" lalu pilih "software update", kemudian pilih "download and install" untuk memperbarui software secara manual. Pastikan lebih dahulu bahwa perangkat telah terkoneksi dengan internet.

Baca juga: WhatsApp Web Bakal Tak Perlu Terhubung ke Ponsel?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Forbes
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X