Resmi Hadir di Indonesia, Samsung Pay Gandeng Dana dan GoPay

Kompas.com - 10/10/2019, 16:09 WIB
Dari kiri ke kanan: Vincent Iswara, Chief Executive Officer Dana,
Bernard Ang, IT & Mobile Business Vice President Samsung Electronic Indonesia,
Imam Akbar Hadikusumo, VP Business Development GoPay, meluncurkan aplikasi Samsung Pay di Jakarta, Kamis (10/10/2019) KOMPAS.com/ BILL CLINTENDari kiri ke kanan: Vincent Iswara, Chief Executive Officer Dana, Bernard Ang, IT & Mobile Business Vice President Samsung Electronic Indonesia, Imam Akbar Hadikusumo, VP Business Development GoPay, meluncurkan aplikasi Samsung Pay di Jakarta, Kamis (10/10/2019)
Penulis Bill Clinten
|
Editor Oik Yusuf

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah diperkenalkan awal tahun ini di Tanah Air, Samsung Indonesia akhirnya resmi merilis aplikasi Samsung Pay lewat sebuah acara yang digelar di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Di Indonesia, untuk bisa dimanfaatkan dalam bertransaksi, Samsung Pay mengandalkan platform e-wallet Dana dan GoPay dan memanfaatkan sistem pembayaran via pemindaian kode QR.

Dengan demikian, alih-alih, berfungsi sebagai dompet digital (e-wallet) mandiri yang bisa diisi saldonya, Samsung Pay berperan sebagai penghubung bagi para pengguna smartphone Samsung untuk melakukan pembayaran via GoPay atau Dana.

Baca juga: Pabrik Tutup, Samsung Bagi-bagi Galaxy S10 Plus Gratis untuk Karyawan

"Indonesia adalah negara pertama di dunia yang meluncurkan Samsung Pay dengan platform berbasis QR," klaim IT & Mobile Business Vice President Samsung Electronic Indonesia, Bernard Ang, di acara peluncuran Samsung Pay.

Samsung Pay menawarkan kemudahan pembayaran dengan metode "Swipe & Pay", di mana pengguna ponsel samsung bisa membayar secara digital hanya dengan melakukan usapan ke atas (swipe up) di layar lock screen, tanpa harus masuk ke aplikasi.

Setelah itu, pengguna bisa membayar menggunakan saldo Dana dan GoPay yang sudah terintegrasi dengan aplikasi Samsung Pay dengan cara memindai kode QR yang ada pada layar ponsel.

"Kami ingin menciptakan customer experience yang lebih mudah dan efisien, tidak perlu masuk ke aplikasi (dompet digital)," imbuh Head of IT & Mobile Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, di kesempatan yang sama.

Baca juga: Samsung Rilis Galaxy A50s dan A30s, Beda Kamera dan Desain

Untuk menunjang keamanan transaksi, Samsung Pay akan meminta otentikasi berupa PIN, pola kunci (pattern), atau sidik jari ketika hendak melakukan pembayaran.

Saat ini Samsung Pay baru bisa menggunakan saldo yang tersimpan di akun Dana yang telah terintegrasi dengan Samsung Pay. GoPay bakal menyusul bisa diginakan pada 2020, tapi jadwal pastinya belum diungkap.

Aplikasi Samsung Pay sudah bisa diunduh di toko Google Play Store oleh pemilik perangkat Samsung dengan sistem operasi Android 9.0 Pie atau yang lebih baru.

Beberapa ponsel Samsung keluaran 2019 seperti seperti Galaxy A30s, Galaxy A50s, hingga Galaxy Note 10 Plus, sudah menyertakan Samsung Pay sebagai aplikasi bawaan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X