Apple Hapus Aplikasi yang Dipakai Demonstran Hong Kong Lacak Polisi

Kompas.com - 11/10/2019, 19:35 WIB
Ilustrasi HKMap.live hkmap.liveIlustrasi HKMap.live

KOMPAS.com - Setelah sempat diizinkan kembali untuk mejeng di platform aplikasi AppStore, aplikasi pelacak polisi, HKmap.live kini kembali diblokir oleh Apple.

Menurut keterangan resmi Apple, Aplikasi tersebut ditarik dari AppStore lantaran banyak laporan yang mengatakan HKmap.live dimanfaatkan untuk melancarkan kegiatan kriminal di Hongkong.

Adapun kegiatan kriminal tersebut mencakup penjebakan dan penyerangan terhadap pihak kepolisian, kegiatan yang mengganggu ketertiban umum, hingga kegiatan meneror para penduduk sekitar.

Bisa dibilang mendukung kegiatan kriminal lantaran aplikasi tersebut memang menampilkan posisi personil kepolisian yang sedang bertugas di di sebagian titik di kota Hongkong. Titik  inilah yang dimanfaatkan para pelaku kriminal untuk menyerang atau mengelabui polisi.

Baca juga: Huawei Bikin Aplikasi Peta Pesaing Google Maps, Meluncur Oktober

Langkah yang dilakukan oleh tim AppStore pun didukung sepenuhnya oleh CEO Apple, Tim Cook.

Menurutnya, aplikasi tersebut berdasarkan sejumlah laporan yang ia terima, memang dipakai untuk kegiatan melanggar hukum yang berlaku di Hong Kong.

"Selama beberapa hari terakhir, kami menerima sejumlah informasi yang kredibel dari biro keamanan siber dan teknologi dan dari para pengguna di Hong Kong, bahwa aplikasi tersebut dimanfaatkan untuk menyerang para petugas dan sejumlah properti yang tidak ada polisinya," kata Cook.

Kendati begitu, terkait hukum, tidak disebutkan secara lebih spesifik apa sebenarnya hukum yang dilanggar oleh aplikasi HKmap.live, sampai-sampai Apple ingin memblokirnya.

Namun, pengembang HKmap.live, yang tidak disebut namanya, mengonfirmasi bahwa aplikasinya sama sekali tidak mendukung kegiatan kriminal dan terbukti tidak melanggar hukum Hong Kong.

Baca juga: Pendapatan Apple App Store Nyaris 2 Kali Lipat Google Play Store

Sebab, platform HKmap.live menampilkan informasi berdasarkan peta yang bersumber dari ruang publik dan pengguna itu sendiri, seperti aneka berita yang disiarkan secara langsung, Facebook, hingga Telegram.

Kendati sudah diblokir dari AppStore, situs HKmap.live masih bisa diakses, baik melalui smartphone maupun desktop.

Bukan kali ini saja, Apple juga baru-baru ini menghapus Quartz, aplikasi media online yang menyuguhkan beragam informasi tentang demonstrasi Hong Kong, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Jumat (11/10/2019).

Ironisnya, aplikasi serupa HKmap.live yang menampilkan titik polisi di peta berdasarkan masukan pengguna, seperti Waze, masih diizinkan untuk beredar. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Verge
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X