Ini Rencana Indosat untuk Dana Rp 6,39 Triliun Hasil Jual Menara BTS

Kompas.com - 15/10/2019, 17:26 WIB
Dari kiri ke kana: President Director & Chief Executove Officer Indosat Ooredoo, Ahmad Al Neama, Samuel Abrijani Pangarepan, Dirjen Aptika Kominfo, dan VP Mobile Partnership Facebook, Francisco Varela saat peluncuran program Internet 101 di Jakarta, Selasa (15/10/2019). KOMPAS.com/ WAHYUNANDA KUSUMA PERTIWIDari kiri ke kana: President Director & Chief Executove Officer Indosat Ooredoo, Ahmad Al Neama, Samuel Abrijani Pangarepan, Dirjen Aptika Kominfo, dan VP Mobile Partnership Facebook, Francisco Varela saat peluncuran program Internet 101 di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indosat Ooredoo baru saja mengumumkan penandatanganan perjanjian jual-beli (Sales and Purchase Agreement/SPA) dengan PT Daya Mitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).

Total nilai transaksi ini mencapai Rp 6,39 triliun. President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Ahmad Al Neama mengatakan, anggaran ini akan digunakan untuk tiga hal.

Pertama, hasil transaksi akan digunakan untuk menginisiasi rencana investasi perusahaan tahun 2019-2021.

Baca juga: Indosat Jual 3.100 Menara BTS ke Mitratel dan Protelindo Senilai Rp 6,3 Triliun

"Kedua mempercepat tujuan perusahaan yang salah satunya melalui ekspansi jaringan dan perbaikan layanan dan yang ketiga adalah untuk mengoptimalkan atau memperkuat struktur modal," ujarnya.

Hasil transaksi ini juga akan digunakan untuk anggaran belanja modal. "Perusahaan selalu berupaya melakukan pendanaan capex melalui kas internal, pinjaman komersial dan obligasi, serta divestasi aset non-utama," jelas Al Neama.

Pembayaran transaski akan dilakukan seluruhnya dalam bentuk tunai saat penyelesaian transaksi yang rencanaya akan rampung akhir tahun ini.

Akan tetapi, proses penyelesaiannya bergantung pada syarat penutupan pada umumnya untuk transaksi, berikut persetujuan dari pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang akan dilakukan pada 21 November 2019.

Baca juga: Gandeng Facebook, Indosat Gelar Program Literasi Digital Internet 101

Total ada 3.100 menara yang dijual. Pihak Mitarel memenangkan tender 2.100 menara, sementara Protelindo memenangkan 1.000 menara. Saat ini, sisa menara yang dimiliki Indosat Ooredoo ada sekitar 5.000 menara.

Setelah penjualan menara ini, Indosat Ooredoo akan menyewa kembali (lease back) menara-menara tersebut selama 10 tahun dari masing-masing pembeli.

Indosat mengatakan, penjualan menara merupakan salah satu langkah strategis untuk jangka panjang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X