Kominfo Tawarkan Pembangunan "Backhaul" Palapa Ring ke Operator

Kompas.com - 16/10/2019, 08:42 WIB
Ilustrasi BTS Telkomsel IstimewaIlustrasi BTS Telkomsel

Menurutnya, pembangunan backhaul di wilayah Papua bisa jauh lebih mahal ketimbang wilayah lain.

"Harga pembangunannya juga pasti berbeda per wilayah. Di Papua pasti lebih mahal. Medannya sulit," ungkap Andi.

Ia pun mengatakan bahwa sebelum memutuskan untuk membangun backhaul di sebuah wilayah, operator akan terlebih dahulu mempertimbangkan dari segi teknis dan bisnis.

"Jadi pertimbangannya teknis dan bisnis aja sih. Tadi pak Anang sudah bilang, mau ditawarkan dulu ke operator mau bangun sendiri atau tidak. Kalau tidak, mau dibangun sama dia (Kominfo). Tapi hitung-hitungannya kan beda nanti. Harganya juga beda," pungkas Andi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.