Fitur Kesehatan di Galaxy Watch Active 2 Belum Bisa Digunakan di Indonesia

Kompas.com - 17/10/2019, 10:12 WIB
Tidak hanya modis di pergelangan tangan, Galaxy Watch Active 2 juga memiliki fitur untuk memantau kesehatan dan kebugaran. Wahyunanda Kusuma/Kompas.comTidak hanya modis di pergelangan tangan, Galaxy Watch Active 2 juga memiliki fitur untuk memantau kesehatan dan kebugaran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perangkat wearable teranyar Samsung yang baru saja diluncurkan di Indonesia, Galaxy Watch Active 2, sebenarnya punya aneka fitur canggih di dunia arloji pintar.

Beberapa di antaranya adalah fitur yang ditujukan untuk memantau kondisi kesehatan, seperti fitur pengecek tekanan darah (blood pressure) hingga fitur pendeteksi jantung secara real-time, atau yang biasa disebut elektrokardiogram (EKG).

Namun, beragam fitur kesehatan tersebut ternyata masih "dilumpuhkan" dan tidak bisa digunakan di Indonesia. Lantas, apa alasan Samsung?

Denny Galant, Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia, saat memperkenalkan Galaxy Watch Active 2 di Jakarta, Rabu (16/10/2019)KOMPAS.com/Bill Clinten Denny Galant, Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia, saat memperkenalkan Galaxy Watch Active 2 di Jakarta, Rabu (16/10/2019)

"Teknologi (blood pressure) sebenarnya sudah ada, namun masih mengalami beberapa tahap uji coba lagi, jadi sementara ini Indonesia masih belum," kata Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant kepada KompasTekno, Rabu (16/10/2019).

Baca juga: Melihat Modisnya Samsung Galaxy Watch Active 2

Denny pun menambahkan bahwa pihaknya kemungkinan bakal memboyong fitur tersebut pada Galaxy Watch Active 2 melalui update di kemudian hari.

"Mungkin tahun depan kita akan update (perangkatnya)," tambah Denny.

Sementara itu, untuk fitur EKG, ia juga mengungkapkan bahwa arloji pintar ini dibekali dengan sensor tersebut.

Namun, nasibnya sama dengan alat pendeteksi tekanan darah tadi. Artinya, fitur EKG masih belum bisa digunakan di Tanah Air. Kendati begitu, ia tidak menyebutkan kapan fitur EKG ini bakal tersedia. 

Baca juga: Samsung Resmikan Galaxy Watch Active 2 di Indonesia, Harganya?

Selain dua fitur kesehatan tadi, Galaxy Watch ACtive 2 juga punya sensor yang berfungsi untuk mendeteksi jika pengguna jatuh. Fitur ini disebut Fall Detection.

Fitur tersebut juga masih belum bisa dimanfaatkan oleh para pengguna perangkat wearable ini di Tanah Air lantaran piranti lunaknya memang belum tersedia.

"Belum ada sekarang (fiturnya), tersedia pada 2020 mendatang melalui software upgrade," jelas Denny.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X