Cerita Awal Mula Mendikbud Nadiem Makarim Mendirikan GoJek

Kompas.com - 23/10/2019, 12:01 WIB
Nadiem Makarim, Co-Founder GoJek Indonesia. GoJek IndonesiaNadiem Makarim, Co-Founder GoJek Indonesia.
Penulis Oik Yusuf
|

"Penumpangnya orang bule, sedang membuat dokumenter. Selesai itu kami naik pesawat kembali ke Jakarta, motornya dipaketkan. Sampai sekarang dia masih jadi pelanggan saya," kata Riyanto.

Baca juga: Riset: Go-Jek Sumbang Rp 44,2 Triliun untuk Ekonomi Indonesia di 2018

Mundur dari GoJek, jadi Menteri Pendidikan

Beberapa tahun setelah memperkenalkan aplikasi GoJek ke publik, Nadiem kini telah resmi ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dalam pengumuman di Istana Negara hari Rabu (23/10/2019).

Dia memutuskan mundur dari posisinya sebagai CEO GoJek yang sudah memiliki valuasi lebih dari 10 miliar dollar AS itu. Jabatan Nadiem digantikan oleh Presiden GoJek Andre Soelistyo sebagai CEO dan co-founder GoJek Kevin Aluwi selaku co-CEO.

Hingga Oktober 2018, Nadiem tercatat masih memiliki 58.416 lembar saham di GoJek. Jumlah itu setara dengan 4,81 persen dari keseluruhan saham sebanyak 1,21 juta lembar.

Baca juga: Bagaimana Nasib GoJek Setelah Ditinggal Nadiem Makarim?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekarang, di jabatan yang baru diembannya, Nadiem bakal berurusan dengan pengembangan Sumber Daya Manusia di Indonesia.

"Kita akan membuat terobosan-terobosan signifikan dalam pengembangan SDM, menyiapkan SDM siap kerja, link and match antara pendidikan dan industri," ujar Presiden Joko Widodo saat memperkenalkan Nadiem sebagai Menteri Pendidikan di Istana Negara hari ini.

Nadiem pun mendapat sejumlah pekerjaan rumah. Misalnya, memastikan tersedia cukup talenta dalam menyambut era Industri 4.0 yang serba terkomputerisasi dan terhubung ke internet. Pendidikan adalah kunci dalam hal ini.

Lalu ada juga persoalan hasil pendidikan yang dinilai belum memuaskan meski telah mengambil alokasi 20 persen dari APBN.

Bagaimana cara Nadiem menghadapi tantangan? Kita tunggu saja kiprahnya  di Kabinet Indonesia Maju.

Baca juga: Profil Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, Lulusan Harvard yang Dirikan Gojek

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.