Startup Karier Asal Singapura, GrabJobs Merambah Pasar Indonesia

Kompas.com - 28/10/2019, 17:43 WIB
Kebutuhan akan tenaga kerja terampil yang diperlukan oleh beberapa sektor industri di Indonesia membawa GrabJobs melebarkan sayapnya di Tanah Air pada akhir 2019. Dok. GrabJobsKebutuhan akan tenaga kerja terampil yang diperlukan oleh beberapa sektor industri di Indonesia membawa GrabJobs melebarkan sayapnya di Tanah Air pada akhir 2019.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Mencari informasi lowongan dan melamar menjadi sebuah rutinitas yang dilakukan bagi para job seeker untuk mendapatkan sebuah pekerjaan.

Tak jarang, dari beberapa lamaran yang telah dikirim ke perusahaan tak mendapatkan tanggapan sama sekali. Entah lamaran tersebut ditolak atau tidak dilirik oleh perusahaan.

“Kejadian seperti itu kerap terjadi kepada para pelamar pekerjaan. Hal inilah yang membuat GrabJobs lahir untuk membantu menghubungkan para pelamar dan perusahaan dengan lebih efektif dan efisien,” ujar Co-Founder & CEO GrabJobs, Emmanuel Crouy kepada Kompas.com, Senin, (28/10/2019).

GrabJobs, lanjutnya, adalah sebuah startup berupa platform karier yang pertama kali muncul di Singapura pada 2016. Kemudian, pada 2017 perusahaan ini berhasil memperluas jaringannya dengan membuka cabang di Filipina.

Baca juga: Startup Halodoc Kerja Sama Riset dengan Ikatan Dokter Indonesia

Kebutuhan akan tenaga kerja terampil yang diperlukan oleh beberapa sektor industri di Indonesia membawa GrabJobs melebarkan sayapnya di Tanah Air pada akhir 2019.

“Pasar tenaga kerja Indonesia di beberapa sektor seperti ritel, perhotelan, dan industri food and beverage (F&B) telah mengalami peningkatan pesat. Perusahaan yang kami temui tidak dapat mengimbangi kebutuhan terus-menerus untuk merekrut tenaga kerja karena banyaknya pembukaan outlet baru,” terang Emmanuel.

Dia menambahkan, salah satu keunggulan GrabJobs dibandingkan platform karier lainnya adalah menjadi pelopor dalam otomatisasi perekrutan melalui teknologi artificial intelligence (AI).

“GrabJobs adalah satu-satunya platform karier di wilayah ini (Asia Tenggara) yang memiliki fitur chatbot atau bot obrolan yang akan menangani wawancara, penyaringan dan penilaian profil, penjadwalan wawancara, serta pengingat wawancara secara otomatis,” ujarnya.

Kandidat atau pencari kerja tidak membutuhkan curriculum vitae (CV) atau resume untuk melamar pekerjaan. Mereka hanya perlu menjawab beberapa pertanyaan yang relevan dari bot obrolan (chatbot).Dok. GrabJobs Kandidat atau pencari kerja tidak membutuhkan curriculum vitae (CV) atau resume untuk melamar pekerjaan. Mereka hanya perlu menjawab beberapa pertanyaan yang relevan dari bot obrolan (chatbot).

Ribuan perusahaan

Untuk saat ini, GrabJobs fokus membidik tenaga kerja pemula serta menengah dan telah bekerja sama dengan 5.000 perusahaan, seperti Uniqlo, H&M, Zara, KFC, Ismaya Group, Genki Sushi, Paradise Group, Intercontinental Hotel Group, Accor Hotels, Conrad, dan ribuan partner perusahaan lainnya.

Perlu diketahui, GrabJobs telah membantu perusahaan seperti Uniqlo mengurangi proses penyaringan kandidat dari 40 jam per minggu menjadi hanya 1 jam.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X