Kompas.com - 28/10/2019, 20:01 WIB
Ainun Najib. Ainun NajibAinun Najib.

Belum banyak maskapai yang mau bergabung kala itu. Lambat laun, trafik kunjungan ke Traveloka meningkat sehingga menarik perhatian maskapai.

Traveloka pun meningkatkan layanannya, tak hanya menjadi situs pencarian dan pembanding, tapi juga berubah menjadi situs pemesanan tiket online.

Saat ini, Traveloka menjelma menjadi salah satu super-app dengan banyak layanan di dalamnya.

Startup ini juga menjadi salah satu startup unicorn Iasal Indonesia. Ekspansi bisnisnya pun sudah merambah ke negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura.

5. Ainun Najib

Ainun Najib memang bukan pendiri startup beken seperti empat pemuda lain di daftar ini. Namun ia juga berkontribusi dengan caranya sendiri. Pria yang lahir di Balongpanggang, Gresik 1985 ini dikenal sebagai penggagas situs KawalPemilu.org tahun 2014.

Seperti namanya, KawalPemilu.org adalah situs untuk memantau penghitungan suara pada Pemilu Presiden ketika itu. Mekanismenya urun daya, mengandalkan sukarelawan dari ribuan TPS di seluruh Indonesia yang mengumpulkan hasil scan formulir C1.

Bakat Ainun di bidang teknologi sudah terlihat sejak di bangku SMAN 5 Surabaya. Tahun 2003, ia menjadi salah satu anggota tim Olimpiade Matematika Asia Pasifik dan meraih honorable mention.

Baca juga: Ainun Najib, Teknologi Informasi untuk Negeri

Ainun lalu melanjutkan pendidikannya ke Universitas Teknologi Nanyang di Singapura jurusan Teknik Komputer.

Semasa kuliah ia tetap rajin mengikuti lomba di bidang komputer level internasional mewakili kampusnya. Setelah lulus, Ainun bergabung dengan IBM Singapura sebagai pengembang software.

Meski mengadu nasib di Singapura, hati Ainun tetap di Indonesia. Polemik perpolitikan yang pada tahun 2014 sedang melanda negerinya memancing simpati Ainun untuk ikut andil.

Kala itu, Indonesia baru saja selesai menggelar pemilu. Namun masalah nyatanya belum sepenuhnya usai. Sebab, dua kandidat capres-cawapres saling klaim memenangkan hasil pemilu.

Singkat cerita, Ainun ingin menjernihkan suasana dengan kemampuan yang ia miliki di bidang infofmatika dan data scientist. Ia mendirikan KawalPemilu.org.

Baca juga: Siapakah Pandawa di Balik Kawal Pemilu?

Selain Ainun, ada beberapa pemuda Indonesia lain yang urun andil dalam pendirian KawalPemilu.org.

Mereka adalah Country Head Googe Indonesia kala itu, Rudy Ramawy, Felix Halim yang saat itu bekerja di kantor pusat Google di Mountain View, AS, dan Andrian Kurniady yang bekerja di Google Sydney.

KawalPemilu.org kembali hadir di pemilu 2019 awal tahun lalu dengan tujuan yang sama. Selain penggagas KawalPemilu.org, Ainun juga sempat bekerja di Traveloka sebagai Head of Data dan Grab Singapura sebagai Head of Analytics, Platform & Regional Business.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.