CEO GoJek Bicara soal Tantangan dan Strategi Setelah Ditinggal Nadiem

Kompas.com - 31/10/2019, 13:06 WIB
Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo ditunjuk sebagai co-CEO baru GoJek menggantikan Nadiem Makarim. GoJekKevin Aluwi dan Andre Soelistyo ditunjuk sebagai co-CEO baru GoJek menggantikan Nadiem Makarim.

KOMPAS.com - Nadiem Makarim resmi melepas jabatan dan kewenangannya di Gojek, setelah resmi menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud). Gojek kini dinakhodai dua CEO, yakni Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo.

Seperti Nadiem, keduanya juga sudah lama menjalanakan bisnis Gojek yang kini menjelang satu dekade berdiri. Tanpa Nadiem, Gojek akan memulai babak baru meski dipimpin orang lama. Startup decacorn itu berencana semakin tancap gas untuk mengumpulkan profit.

"Untuk strategi kami ke depannya, kami masih akan fokus pada pengalaman produk. Kami membangun fitur dan kapabilitas untuk memberikan produk yang lebih baik, khususnya untuk layanan utama kami, yakni mobilitas, layanan keuangan, dan pembayaran serta makanan," jelas Kevin.

Ia mengakui, tantangan ke depan tidak surut, namun justru semakin ketat. Menurut Kevin, kompetisi yang semakin ketat justru mendorong perusahaannya untuk terus memberikan produk terbaik.

Baca juga: Waspada, Marak Penipuan Meminta Kode OTP Gojek dan Grab

"Tantangan kedua, visi produk yang kami kembangkan membutuhkan koordinasi dan kolaborasi dengan ekosistem yang luas untuk mendorong pertumbuhan yang cepat," imbuh Andre.

Ia lantas menyontohkan pembayaran digital yang setahun belakangan menjadi tren di Indonesia. Namun, masih ada masalah di sisi adopsi dan penerimaan oleh masyarakat.

Untuk meningkatkan adopsi itu, dibutuhkan kemitraan dan kolaborasi dengan pihak swasta maupun pemerintah. Di sinilah tantangannya.

Kendati demikian, Andre dan Kevin optimistis, pemerintah akan memberikan dukungan untuk teknologi dan inovasi, demi menciptakan sistem ekonomi digital yang diidam-idamkan.

"Tantangan terakhir adalah menemukan dan mempertahankan talenta terbaik," imbuh Andre.
Menurutnya, bakat merupakan salah satu hal penting penentu kesuksesan.

Tantangan di pasar Internasional

Tidak hanya di dalam negeri. Duo CEO ini juga harus menghadapi masalah di negara ekspansi mereka, utamanya di Vietnam. Baru-baru ini, Go-Viet - nama Gojek di Vietnam - barus aja kehilangan CEO nya, yakni Le Diep Kieu Trangn atau Christy Le.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber KrAsia
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X