Pendapatan Telkomsel Rp 68,3 Triliun, Naik Berkat Layanan Data

Kompas.com - 01/11/2019, 08:21 WIB
Ilustrasi pengguna smartphone 4G Telkomsel. Reska K. Nistanto/KompasTeknoIlustrasi pengguna smartphone 4G Telkomsel.

KOMPAS.com - Operator seluler Telkomsel mencatatkan kinerja positif pada kuartal ketiga (Q3) 2019 ini. Anak usaha dari Telkom itu berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 68,3 triliun.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Jumat (1/11/2019), salah satu faktor yang membuat Telkomsel meraih pendapatan tersebut adalah adanya peningkatan pelanggan data.

Menurut Harry M. Zen, Direktur Keuangan PT Telkom Indonesia, jumlah pelanggan Telkomsel pada kuartal III-2019 tercatat ada sebanyak 170,9 juta. Sementara pada periode yang sama di tahun 2018 lalu, Telkomsel memiliki jumlah pelanggan sebanyak 167,8 juta.

"Dari peningkatan tersebut, sebanyak 112,1 juta pelanggan atau sekitar 65,6 persennya merupakan pelanggan data. Alhasil dengan meningkatnya jumlah pelanggan, trafik data Telkomsel pun turut terdongkrak sebesar 55,2 persen menjadi 4.673 petabyte selama Q3 2019," kata Harry.

Baca juga: Telkomsel Belum Untung Banyak dari Big Data

Tidak hanya itu, Harry menuturkan untuk terus mempertahankan posisi dalam penyediaan jaringan hingga di luar Jawa dan mendukung pengembangan bisnis digital, Telkomsel juga telah menambah sebanyak 20.829 BTS yang seluruhnya berbasis 4G selama tahun 2019.

Dengan demikian, jumlah BTS Telkomsel hingga saat ini telah mencapai 209.910 unit atau tumbuh 14,5 persen dari kuartal III/2018, dimana 76 persen di antaranya adalah BTS 3G/4G.

Telkom sendiri melalui anak usaha Mitratel beberapa waktu lalu juga telah mengakuisisi sebanyak 2.100 menara BTS milik Indosat Ooredoo. Harry menyebut akusisi itu adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kapabilitas infrastruktur jaringan telekomunikasi yang dimiliki Telkom.

Sebagai induk dari Telkomsel, PT Telkom Indonesia Tbk. pun menorehkan pertumbuhan keuangan yang semakin positif. Pendapatan Telkom mengalami peningkatan dari periode yang sama di tahun 2018 sebesar 3,5 persen yakni sebesar Rp 102,6 triliun.

Baca juga: Dirut Baru Telkomsel Pertimbangkan Buka Blokir Netflix

Dari pendapatan tersebut, laba bersih Telkom mencapai angka 16,5 triliun atau naik 15,6 persen periode yang sama di tahun 2018.

"Ini menggambarkan kinerja Perseroan yang semakin sehat dan profitable. Hal ini tidak lepas dari bisnis digital yang terus menunjukkan performansi positif, sejalan dengan fokus utama perusahaan dalam mengembangkan bisnis dan layanan digital ke depannya," pungkas Harry.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X