Pasaran Smartwatch Naik, Apple Masih Meraja

Kompas.com - 09/11/2019, 08:30 WIB
Smartwatch Tambour dari Louis Vuitton yang dipakai Kyle Kuzma Instagram Kyle KuzmaSmartwatch Tambour dari Louis Vuitton yang dipakai Kyle Kuzma
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Meski tak gaungnya tak sebesar smartphone, produk jam tangan pintar alias smartwatch ternyata masih cukup diminati pembeli. Hal itu tercermin dari jumlah pengapalannya selama kuartal ketiga (Q3) 2019.

Dalam periode tersebut, firma reiset pasar Strategy Analytics mencatat jumlah pengiriman smartwatch secara global melonjak sebesar 42 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya dengan volume sebanyak 14,2 juta unit.

Di kuartal yang sama tahun lalu, shipment arloji pintar secara global tercatat sebesar 10 juta unit. Dari data yang dirilis Strategy Analytics, tiga posisi teratas diduduki oleh Apple, Samsung, dan Fitbit.

Baca juga: Xiaomi Mi Watch Resmi Meluncur, Mirip Apple Watch Harga Lebih Murah

Apple masih mendominasi pasar smartwatch dengan jumlah pangsa pasar mencapai 47,9 persen (pengiriman 6,8 juta unit) secara global, naik dari 45 persen pada kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Samsung membuntuti Apple di posisi kedua. Meski demikian, jumlah pengapalan mereka jauh berbeda. Smartwatch Samsung memiliki pangsa pasar sebesar 13,4 persen. Kenaikan jumlah pengapalannya 73 persen dibanding Q3 2018.

Apple mendominasi pasar smartwatch di Q3 2019.GSM Arena Apple mendominasi pasar smartwatch di Q3 2019.

Dirangkum KompasTekno dari GSM Arena, Jumat (8/11/2019), Fitbit yang baru saja diakuisisi Google, menduduki posisi ketiga. Jumlah pengapalannya berada di bawah Samsung dengan 1,6 juta unit smartwatch di Q3 2019.

Meski meningkat dari tahun sebelumnya, kenaikan tersebut tidak setinggi Samsung sehingga peringkat Fitbit justru merosot satu tingkat, digeser oleh vendor asal Korea Selatan tersebut.

Secara keseluruhan, Fitbit memiliki pangsa pasar sebesar 11,3 persen, turun dari Q3 2018 yang semula 15 persen.

Meski datang belakangan, Apple Watch menguasai pasaran arloji pintar selama beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Apple Watch Series 5 Hadir dengan Layar Always-On

Beberapa bulan lalu, firma riset Counterpoint menilai bahwa hal yang membuat pertumbuhan arloji pintar Apple meningkat adalah fitur-fitur kesehatan yang disematkan di dalam perangkat itu.

"Apple terus fokus di fitur-fitur yang berkaitan dengan kesehatan, seperti ECG dan fitur pendeteksi jatuh di Apple Watch Series 4," ujar Satyajit Sinha, seorang analis dari Counterpoint.

Apple Watch Series 4 merupakan arloji pintar pertama di dunia yang dibekali dengan fitur pendeteksi jatuh dan pemanggilan darurat serta fitur Electrocardiogram (ECG). Fitur tersebut kembali dibawa ke generasi terbarunya, Apple Watch Series 5 yang dirilis tahun ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber GSM Arena
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X