Tiga Fokus Veritas untuk Layanan Data Perusahaan

Kompas.com - 12/11/2019, 16:33 WIB
Ilustrasi cloud computing istIlustrasi cloud computing

Pertumbuhan data yang berjalan cepat menuntut perusahaan untuk mengelola, memanfaatkan sekaligus melindungi data yang dimiliki demi keberlangsungan bisnis.

"Saya melihat semakin banyak perusahaan datang ke kami untuk melindungi data mereka. Bahkan perusahaan menengah dan kecil pun datang ke kami untuk meminta dukungan proteksi data," ujar Lin.

Kebutuhan perlindungan data dinilainya semakin penting di tengah ancaman ransomware, yakni jenis malware yang mengenkripsi file dan folder, sehingga korban tak bisa mengakses data penting miliknya.

Baca juga: Peraturan Data Center Dianggap Bertentangan dengan Perlindungan Data

Sesuai namanya, ransomware baisanya digunakan sebagai alat untuk memeras para korban dan meminta tebusan uang -biasanya dalam bentuk cryptocurency- dengan imbalan berupa "kunci" deskripsi untuk mengembalikan data yang "tersandera".

"Banyak permintaan ke kami untuk membantu menyelesaikan masalah ransomware. Karena faktanya, ketika anda mendapatkan serangan ransomware, meski anda membayar uang tebusannya, hanya sekitar 52 persen data saja yang berhasil dipulihkan," kata dia.

Tantangan berikutnya, perusahaan juga harus menyeimbangkan pelayanan mereka ke konsumen dan menjaga kepatuhan terhadap regulasi data di suatu negara.

"Jadi bagaimana anda di satu sisi bisa menjaga data pelanggan dan bisa mematuhi regulasi data di negara tempat anda berada, itu juga menjadi hal penting," pungkas Lin.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X