Jadi Vendor Ponsel Nomor Dua di Indonesia, Ini Kata Vivo

Kompas.com - 18/11/2019, 18:11 WIB
Logo Vivo Vivo.comLogo Vivo

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekan lalu, IDC merilis riset yang memaparkan lima merek smartphone teratas di Tanah Air pada kuartal III (Q3) 2019.

Pada riset itu disebutkan bahwa Vivo berhasil meraih pangsa pasar 22,8 persen, tepat di bawah Oppo dengan market share 26,2 persen.

IDC mencatat, produk seri baru yang dihadirkan Vivo berhasil mendongkrak pangsa pasar Vivo. Salah satunya melalui Vivo Z1 Pro yang menghadirkan spesifikasi dan fitur yang menarik dengan harga bersaing.

Lantas, apa tanggapan Vivo melihat riset ini?

Baca juga: IDC: Oppo Peringkat Pertama Pasar Smartphone Indonesia Kuartal III 2019

Ditemui KompasTekno di sela Product Review Vivo S1 Pro di Jakarta, Senin (18/11/2019), PR Manager Vivo Indonesia, Tyas Rarasmurti mengatakan bahwa laporan IDC ini merupakan pencapaian tersendiri bagi Vivo Indonesia.

Ricky Bunardi, Product Manager Vivo Indonesia (kiri) dan Tyas Rarasmurti, PR Manager Vivo Indonesia (kanan) saat memamerkan Vivo S1 Pro ke hadapan awak media di Jakarta, Senin (18/11/2019).KOMPAS.com/Bill Clinten Ricky Bunardi, Product Manager Vivo Indonesia (kiri) dan Tyas Rarasmurti, PR Manager Vivo Indonesia (kanan) saat memamerkan Vivo S1 Pro ke hadapan awak media di Jakarta, Senin (18/11/2019).

"Kami merasa ini menjadi sebuah pencapaian, karena yang menyatakan itu dari teman-teman IDC," ujar Tyas.

"Kalau bisa dibilang, ini merupakan bagian hasil dari strategi yang dilakukan oleh Vivo, tidak hanya dari tahun ini, tetapi juga dari tahun-tahun yang lain," imbuhnya.

Senada dengan IDC, Tyas pun menuturkan pencapaian ini tak terlepas dari gelagat seri teranyar Vivo yang tahun ini mulai debut di Indonesia, seperti seri Z dan seri S.

Padahal, sebelum 2019, Vivo sendiri biasanya hanya meluncurkan dua seri di Indonesia, yaitu seri V dan seri Y.

Tyas sendiri mengaku bahwa hingga saat ini, smartphone Vivo yang paling laku adalah seri Y dan V. Namun, ia tidak mengungkapkan data pastinya.

Baca juga: Merek China Kuasai 75 Persen Pasar Smartphone Indonesia

Ke depan, Tyas mengungkapkan bahwa pihaknya berencana untuk memperbarui strategi bisnis untuk menggenjot perkembangan Vivo di Indonesia. Sayangnya, ia tidak menjelaskan lebih lanjut apa strategi tersebut.

Sebelumnya, dalam ajang peluncuran Vivo V15 Maret lalu, CEO Vivo Mobile Indonesia, Allan Feng sempat mengatakan bahwa Vivo memiliki target untuk membidik posisi satu di pasar smartphone Tanah Air. Target tersebut, menurut Alan bakal tercapai pada 2022 mendatang.

"Dalam tiga tahun ke depan, Vivo akan menjadi brand nomor satu di Indonesia," ujar Allan kala itu.

Dengan kata lain, jika mengacu pada laporan IDC, maka vendor asal China ini hanya perlu menyalip posisi Oppo dan lantas bakal mencapai target mereka.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X