Kisah Hidup Huawei, Bermula dari Apartemen Sempit dan Modal Pas-pasan

Kompas.com - 19/11/2019, 09:10 WIB
Booth Huawei di MWC 2019. KOMPAS.com/Gito Yudha PratomoBooth Huawei di MWC 2019.

"Hampir satu bulan, kami tidak meninggalkan gedung apartemen tersebut," tutur Lyu dalam video yang sama.

Usaha itu membuahkan hasilnya saat ini. Bulan Oktober lalu, Huawei sesumbar total pendapatannya mencapai 610,8 miliar yuan (sekitar Rp 1.225 triliun) selama tiga kuartal terakhir tahun 2019.

Tragedi ditinggal pemasok saat sedang berjaya rasanya kembali terulang. Bulan Mei lalu, Huawei ditinggal beberapa mitra bisnisnya asal Amerika Serikat karena masuk entity list. Daftar tersebut melarang perusahaan AS manapun untuk berbisnis dengan Huawei.

Baca juga: Jurus Huawei Bertahan Tanpa Google

Salah satunya adalah Google, induk Android yang selama ini menjadi tumpuan Huawei untuk software di ponsel pintar besutannya.

Dari keluarga miskin, di kota kecil

Ketangguhan Huawei dalam mengembangkan bisnisnya tak lepas dari keuletan sang pendiri. Sebagaimana perusahaannya, kisah hidup Ren juga penuh tantangan.

Ren lahir dari keluarga miskin dan tinggal di kota kecil. Ia tidak banyak tahu bagaimana situasi dunia luar saat itu. Tapi, dibanding beberapa tetangganya ia masih termasuk lebih beruntung karena kedua orangtuanya adalah guru.

"Lebih beruntung dalam arti kami masih bisa menambahkan garam ke makanan," ceritanya.

Ren juga beruntung karena menjadi satu-satunya yang mendapatkan pendidikan tinggi di keluarganya. Ia melanjutkan studi ke Institu Teknik Sipil dan Arsitektur Chongqing.

Tahun 1974, ia menjadi teknisi lab militer di Laioyang, daerah kecil di China Timur Laut. Di daerah ini, cuaca saat musim dingin terbilang ekstrem.

Baca juga: Tak Punya Aplikasi Google, Huawei Mate 30 Pro Andalkan 5 Fitur Ini

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X