Google Go di Indonesia Dapat 3 Fitur Baru untuk Mempermudah Pencarian

Kompas.com - 20/11/2019, 11:21 WIB
Antarmuka Google Go GoogleAntarmuka Google Go

KOMPAS.com - Ada kabar baik untuk pengguna Google Go di Indonesia. Pasalnya, Google belakangan semakin memperkaya fitur aplikasi pencarian versi ringan ini.

Beberapa fitur yang sudah ada di Google Search reguler kini disematkan di Google Go yang biasa terpasang di ponsel entry-level berspesifikasi rendah.

Baca juga: Google Stadia Resmi Meluncur, Ini 22 Game yang Bisa Dimainkan

Setidaknya ada tiga fitur baru yang diluncurkan di Google Go untuk mempermudah pencarian, yakni terjemahan, key moments, dan Google Lens.

1. Terjemahan

Fitur Google Go Translate yang bisa menerjemahkan artikel langsung dari web.Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Fitur Google Go Translate yang bisa menerjemahkan artikel langsung dari web.

Fitur ini akan memudahkan pengguna untuk menerjemahkan artikel secara langsung di situsnya. Caranya mudah saja, cukup klik ikon "translate" di sisi atas dan artikel akan otomatis diterjemahkan secara keseluruhan.

"Kami bekerja sama dengan tim Google Translate, jadi semua bahasa yang tersedia di Google Translate bisa digunakan di Google Go, termasuk Bahasa Jawa dan Sunda," jelas Bibo Xu, Product Manager Google Search dalam acara Google for Indonesia di Jakarta, Rabu (18/11/2019).

Baca juga: Google Terjun ke Bisnis Perbankan lewat Cache

Ia juga memperkenalkan satu fitur lain yang masih berkaitan, yakni "play back" yang akan membacakan seluruh isi artikel yang sudah diterjemahkan.

2. Key Moments

Selama ini, penampilan Google Go terbilang sederhana. Hanya menampilkan hasil pencarian secara keseluruhan tanpa mengategorikannya per artikel atau per video.

Hal ini berbeda jauh dengan penampilan Google Search reguler yang sudah dikategorikan, seperti tab video dan gambar. Kini, Google Go menghadirkan Key Moments yang dirancang khusus untuk mengkategorikan hasil pencarian visual, yakni gambar dan video.

Baca juga: Google Chrome Bakal Tandai Situs yang Lemot

"Dari yang kami pelajari, pengguna lebih menyukai konten visual , yakni gambar dan video. Di Indonesia, 95 persen pengguna mencari sesuatu lewat online untuk menonton video, yang mana angka tersebut melampaui Amerika Serikat," jelas Xu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X