Samsung dan Oppo Saling Klaim Nomor Satu di Indonesia, Kok Bisa Sama?

Kompas.com - 21/11/2019, 18:23 WIB
Reklame promosi dari aneka merek ponsel dan gawai memadati ruang atrium di pusat perbelanjaan ITC Roxy Mas, Jakarta. KOMPAS.com/ WAHYUNANDA KUSUMA PERTIWIReklame promosi dari aneka merek ponsel dan gawai memadati ruang atrium di pusat perbelanjaan ITC Roxy Mas, Jakarta.
Penulis Oik Yusuf
|

Analis IDC Indonesia Risky Febrian mengatakan, setiap firma riset memiliki metode berbeda, meski sama-sama menghitung pengiriman.

“Kami melacak produk jadi yang keluar dari pabrik, yang akhirnya masuk ke distributor,” terang Risky ketika itu.

Baca juga: Alasan di Balik Tumbangnya Samsung oleh Oppo dan Vivo di Indonesia

Sementara, riset GfK tidak menghitung angka pengiriman, melainkan jumlah smartphone yang terjual dari distributor kepada konsumen.

Artinya, riset GfK dapat merepresentasikan berapa banyak jumlah ponsel suatu vendor yang terjual ke konsumen, pada kuartal tersebut.

Perbedaan lainnya, IDC merilis laporan risetnya ke publik, sementara GfK hanya memberikan laporannya untuk klien mereka, seperti Samsung Indonesia.

Laporan lembaga riset tentang pangsa pasar masing-masing vendor bukan kali ini saja berbeda. Pada kuartal II-2019 sebelumnya pun, sejumlah lembaga sempat memberikan data berlainan.

Baca juga: Mengamati Pergeseran Pasar Smartphone Indonesia di 2019

Pada periode tersebut, IDC masih mendudukkan Samsung di urutan pertama di Indonesia dengan pangsa 26,9 persen, disusul Oppo (21,5 persen) dan Vivo (17 persen).

Namun, firma riset Canalys saat itu mengatakan bahwa posisi teratas ditempati Oppo dengan pangsa pasar 26 persen, diikuti Samsung di posisi kedua dengan 24 persen.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X