Penipuan Kacamata Ray Ban di Instagram Menjalar ke Indonesia

Kompas.com - 26/11/2019, 11:02 WIB
Ilustrasi Instagram IstIlustrasi Instagram

KOMPAS.com - Pengguna Instagram wajib berhati-hati dalam menjaga akunnya. Pasalnya, Instagram saat ini tengah dibanjiri praktik penipuan alias scam berisi postingan yang memuat iklan kacamata Ray Ban.

Praktik penipuan yang bergulir sejak Juni lalu di Inggris itu, kini mulai menyerang pengguna di Indonesia. Sejumlah pengguna Instagram di Tanah Air juga mengaku bahwa akun Instagram mereka diretas dan tanpa disadari memuat foto promosi Ray Ban.

"Iya, baru sadar ternyata ada postingan iklan Ray Ban di akun saya. Padahal gak posting sama sekali," ungkap salah seorang pengguna kepada KompasTekno.

Pratik ini tak hanya dialami oleh akun yang masih aktif. Akun yang sudah lama tidak digunakan pun turut menjadi korban peretasan.

"Temenku juga, sudah wafat empat tahun lalu. Tiba-tiba akunnya dipakai untuk iklan kacamata," ungkap pengguna lainnya.

Penipuan iklan Ray Ban di Instagram.Istimewa Penipuan iklan Ray Ban di Instagram.

Baca juga: Waspada, Marak Penipuan Meminta Kode OTP Gojek dan Grab

Diretas

Penipuan mula-mula dilakukan dengan meretas akun pengguna Instagram. Akun yang diretas, kemudian memposting gambar promosi kacamata Ray Ban tanpa disadari si pemilik akun.

Gambar promosi tersebut memang cukup menarik perhatian, karena menampilkan promosi kacamata Ray Ban dengan harga yang menggiurkan. Namun inilah yang perlu diwaspadai.

Menurut laporan The Sun, dikutip KompasTekno, Selasa (26/11/2019), postingan tersebut akan mengarahkan pengguna ke sebuah halaman web berbahaya.

Halaman itu bisa mengelabui pengguna untuk mencuri informasi yang dimiliki, seperti password dan alamat e-mail Instagram.

Pakar keamanan siber dari ESET, Nick FitzGerald mengatakan bahwa penyalahgunaan akun media sosial untuk mengirim iklan palsu, seperti kasus ini, bukanlah yang pertama kali terjadi.

Ia mengatakan selama bertahun-tahun, ESET telah melihat bahwa platform media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Instagram memang seringkali dimanfaatkan pihak tak bertanggungjawab untuk melakukan praktik penipuan.

Baca juga: Jutaan Password Instagram Bocor, Amankan Akun dengan Langkah Ini

"Selama bertahun-tahun kami telah melihat Twitter, Facebook, Instagram, dan platform online lainnya disalahgunakan untuk mengirim iklan (palsu) berbagai merek alas kaki (terutama Adidas dan UGG), obat-obatan, dan Ray Ban," kata Nick.

Selain itu pakar keamanan juga mengatakan bahwa ada kemungkinan akun-akun tersebut tidak hanya diretas, tetapi juga diperjual-belikan di pasar gelap internet, untuk menyebarkan penipuan.

Agar tidak menjadi korban, pengguna Instagram pun disarankan untuk mengaktifkan fitur keamanan two-factor authentication dan mengganti password secara berkala.

Baca juga: Fitur Two-Factor Authentication Twitter Kini Tak Butuh Nomor Ponsel

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Sun
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X