Xiaomi Rilis Ponsel Gaming Black Shark 2 dan 2 Pro Versi Baru di Indonesia, Harganya?

Kompas.com - 27/11/2019, 15:22 WIB
Ilustrasi Black Shark 2 Pro tampak belakang. Ponsel ini mulai menunjukkan keganasannya jika dilihat dari cangkangnya. Black Shark 2 Pro menganut desain seperti mobil balap F1. Punggungnya berbentuk serupa huruf ?X? dengan logo ?S? yang diterangi lampu RGB. 
Ada pula lampu RGB di bagian atas dan bawah logo S tadi yang disebut sebagai Shark Eye lantaran juga bisa menyala bak mata ikan hiu. Di bagian belakang ini pula terdapat dua kamera yang masing-masing beresolusi 48 MP (f/1.8) dan 12 MP (f/2.2).
Kamera utama dengan resolusi puluhan megapiksel itu mendukung penjepretan mode malam, sementara kamera keduanya merupakan lensa telefoto yang memiliki fitur 2x optical zoom. KOMPAS.com/Bill ClintenIlustrasi Black Shark 2 Pro tampak belakang. Ponsel ini mulai menunjukkan keganasannya jika dilihat dari cangkangnya. Black Shark 2 Pro menganut desain seperti mobil balap F1. Punggungnya berbentuk serupa huruf ?X? dengan logo ?S? yang diterangi lampu RGB. Ada pula lampu RGB di bagian atas dan bawah logo S tadi yang disebut sebagai Shark Eye lantaran juga bisa menyala bak mata ikan hiu. Di bagian belakang ini pula terdapat dua kamera yang masing-masing beresolusi 48 MP (f/1.8) dan 12 MP (f/2.2). Kamera utama dengan resolusi puluhan megapiksel itu mendukung penjepretan mode malam, sementara kamera keduanya merupakan lensa telefoto yang memiliki fitur 2x optical zoom.
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Xiaomi Indonesia akhirnya mengumumkan jadwal penjualan berikut banderol varian baru dari ponsel gaming Black Shark 2 dan Black Shark 2 Pro. Pengumuman dilakukan lewat akun Instagram resmi @ xiaomi.indonesia, Rabu (27/11/2019).

Spesifikasi kedua ponsel sebenarnya identik dengan varian awal Black Shark 2 dan 2 Pro yang sudah hadir di Indonesia beberapa waktu lalu, tapi ada beberapa perbedaan seperti kapasitas RAM dan pilihan warna.

Black Shark 2 versi anyar yang memiliki chip Snapdragon 855, RAM 6 GB, storage 128 GB, baterai 4.000 mAh, serta layar AMOLED 6,39 inci (2.340 x 1.080 piksel) dijual seharga Rp 5.999.000, sudah termasuk bonus aksesori Gamepad left side version.

Dalam posting yang diunggahnya, Xiaomi Indonesia mengklaim bahwa Black Shark 2 adalah smartphone flagship dengan Snapdragon 855 yang paling terjangkau.

Baca juga: Unboxing Black Shark 2 Pro, Ponsel Gaming Banderol Rp 9 Juta di Indonesia

"Dengan adanya barian baru ini, kami berharap dapat menawarkan hape dengan chipset Qualcomm Snapdragon 855 dengan harga terbaik," tulis Xiaomi Indonesia.

Sementara, Black Shark 2 Pro yang lebih powerful dengan Snapdragon 855 Plus, RAM 8 GB, storage 128 GB, baterai 4.000 mAh, serta layar AMOLED 6,39 inci (2.340 x 1.080 piksel) dihargai Rp 7.999.000,termasuk bonus aksesori Gamepad left side version.

Penjualan perdana varian baru Black Shark 2 dan Black Shark 2 Pro akan dilakukan lewat sesi pre-order di situs Mi.com pada 12 Desember 2019.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Black Shark 2 dan 2 Pro Versi Indonesia

Xiaomi turut memasarkan Black Shark 2 Pro limited edition dengan warna Lava Orange yang dihargai lebih mahal, yakni Rp 8.999.000.. Varian warna ini, menurut Xiaomi, dibuat khusus untuk pasar Indonesia.

Banderol yang ditawarkan Xiaomi untuk varian baru dari kedua ponsel gaming ini lebih murah dibandingkan saat Black Shark 2 dan Black Shark 2 Pro pertama kali masuk ke Indonesia lewat salah satu e-commerce, akhir Oktober lalu.

Ketika itu varian awal Black Shark 2 dijual seharga Rp 7.999.000 (8 GB/ 128 GB), lalu Black Shark 2 Pro dihargai Rp 8.999.000 (8 GB/ 128 GB) serta Rp 10.999.000 (12 GB./ 256 GB).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X