Tagar #UninstallTokopedia Ramai di Twitter, Ada Apa?

Kompas.com - 30/11/2019, 13:55 WIB
Tokopedia Dok. TokopediaTokopedia
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Tokopedia tengah menjadi perbincangan hangat di Twitter. Ajakan menghapus aplikasi e-commerce lokal itu ramai bermunculan lewat tagar #UninstallTokopedia.

Hingga Sabtu (30/11/2019) siang sekitar pukul 12.00 WIB, sudah ada lebih dari 10.000 kicauan yang mencantumkan tagar tersebut. #UninstallTokopedia pun masuk dalam Trending Topic Twitter untuk kawasan Indonesia.

Baca juga: Tokopedia Dikabarkan Bakal IPO pada 2020

Ada apa di baliknya? Rupanya keramaian hashtag itu dipicu oleh konten unggahan akun @TolakBigotRI yang memperlihatkan seorang tokoh agama berbicara di panggung sebuah acara.

Tagar #UninstallTokopedia masuk Trending Topic Twitter untuk wilayah Indonesia pada Sabtu (30/11/2019).KOMPAS.com/ GITO YUDHA PRATOMO Tagar #UninstallTokopedia masuk Trending Topic Twitter untuk wilayah Indonesia pada Sabtu (30/11/2019).
Di latar belakang ada tulisan besar berbunyi "Tokopedia presents RiaMiranda The Seventh Annual Show".

Ria Miranda adalah salah satu merek busana muslim yang terkenal di Tokopedia.

Sementara, tokoh agama yang menjadi pembicara dalam acara tersebut oleh sebagian orang dinilai kontroversial karena memiliki pemikiran yang cenderung radikal. 

Baca juga: Penjual di Tokopedia Bakal Disuguhi Data AI dan ML

Video itulah yang kemudian dipermasalahkan oleh warganet. Mereka berpendapat bahwa Tokopedia kecolongan dengan menghadirkan sang tokoh kontroversial sebagai pembicara. Alhasil, tagar #UninstallTokopedia pun menggelora.

Ria Miranda sendiri  memang menggelar fashion show tahunan bertajuk Ria Miranda the Seventh di Jakarta pada 28 hingga 29 November lalu. Tokopedia adalah salah satu sponsor dalam acara itu. 

Tanggapan Tokopedia

KompasTekno menghubungi Tokopedia untuk mendapatkan klarifikasi mengenai tagar #UninstallTokopedia yang beredar di Twitter. 

Menurut VP Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, acara fashion show yang diselenggatakan itu sepenuhnya merupakan inisiasi dari pihak Ria Miranda.

Dia menjelaskan, kerja sama yang dilakukan Ria Miranda dan Tokopedia kali ini adalah untuk menghadirkan koleksi busana terbaru yang bisa didapatkan eksklusif di Tokopedia.

Baca juga: Daripada Go Global, Tokopedia Lebih Pilih Go Local ke Desa-desa

Melalui keterangan resminya, Nuraini mengatakan bahwa Tokopedia tetap menghargai pandangan setiap masyarakat Indonesia dan menentang radikalisme.

"Sebagai institusi, Tokopedia menentang keras adanya diskriminasi SARA, radikalisme, serta pihak-pihak atau aktivitas apa pun yang merusak persatuan bangsa," ujar Nuraini. 

Dia menutup pernyataannya dengan mengatakan bahwa Tokopedia akan tetap mendukung kreator lokal untuk mendapatkan akses lebih luas lewat pemanfaatan teknologi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X