Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/12/2019, 06:58 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
Editor Oik Yusuf

KOMPAS.com - Setelah berkiprah selama puluhan tahun di industri semikonduktor, Panasonic akhirnya memutuskan untuk lempar handuk. Perusahaan asal Jepang itu dikabarkan bakal melego unit bisnis semikonduktornya yang terus merugi.

Pembelinya adalah Nuvoton Technology asal Taiwan, yang kabarnya bakal mengakuisisi bisnis semikonduktor Panasonic senilai 250 juta dollar AS atau Rp 3,5 triliun.

Bisnis semikonduktor Panasonic selama ini fokus memproduksi chip manajemen daya dan sensor kamera untuk smartphone, mobil, dan kamera keamanan.

Baca juga: Panasonic Berhenti Pasok Komponen ke Huawei

Pada tahun fiskal yang berakhir pada Maret lalu, bisnis semikonduktor Panasonic mencatat kerugian operasional sebesar 23,5 miliar yen (Rp 3 triliun) dengan penjualan 92,2 miliar yen (Rp 11,8 triliun).

Panasonic awalnya mencoba membalik peruntungan di bisnis semikonduktor, namun didera angka permintaan yang menurun menyusul perang dagang antara AS dan China.

Sementara itu, dalam industri sensor kamera, Panasonic agaknya sulit bersaing dengan Sony yang menguasai 50 persen pasaran imaging sensor dan 70 persen pasaran sensor kamera smartphone, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari PetaPixel, Selasa (3/12/2019).

Keputusan pun diambil untuk melego unit bisnis itu.

"Opsi terbaiknya adalah melepas bisnis (semikonduktor) ke Nuvoton, karena lingkungan kompetitif di bisnis semikonduktor sudah sangat parah," sebut Panasonic dalam sebuah pernyataan tertulis.

Di samping semikonduktor, Panasonic turut menyatakan bakal mundur dari area bisnis lain yang sama-sama tidak menghasilkan profit, termasuk produksi panel LCD yang bakal berhenti dilakoni perusahaan itu pada 2021.

Baca juga: Panasonic Resmikan Kamera Mirrorless Tangguh Lumix G95

Ke depan, Panasonic akan fokus di bisnis-bisnis seperti baterai dan berbagai perlengkapan lain untuk mobil.

Nuvoton yang membeli bisnis semikonduktor Panasonic adalah anak perusahaan Winbond yang memproduksi microcontroller, chip terkait audio, dan produk semikonduktor lain.

Panasonic pertama kali memasuki bisnis semikonduktor pada 1952. Penjualannya sempat memuncak karena banyak dipakai di perangkat TV pada dekade 1990-an dan 2000-an, tapi semenjak itu kalah bersaing dari rival-rivalnya di Asia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber PetaPixel
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.