Kompas.com - 06/12/2019, 17:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Aturan pemblokiran ponsel black market (BM) melalui skema IMEI yang baru disahkan Oktober lalu, mulai berpengaruh ke konsumen.

Salah satu buktinya adalah fanboy Apple, atau penggemar berat produk-produk Apple di Indonesia, yang memilih rela menunggu untuk membeli iPhone 11 secara resmi di Tanah Air, ketimbang negara tetangga seperti Singapura yang lebih dahulu.

"Terus terang dengan aturan IMEI itu, cukup bikin khawatir untuk membeli (iPhone) dari luar," aku Yulius, salah satu 10 pengantre pertama iPhone 11 saat penjualan perdana di iBox Central Park Mall, Jakarta Barat, Jumat (6/12/2019).

Hal yang sama juga diakui penyanyi Andien Aisyah yang juga ikut meramaikan penjualan perdana iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max di Indonesia.

Baca juga: Aturan Blokir IMEI Resmi, Ponsel Curian Bakal No Signal

Andien mengatakan ia tetap sabar menunggu penjualan perdana iPhone di Indonesia, meskipun telat beberapa bulan dari negara-negara lainnya.

Sebab, beberapa temannya sempat memberikan informasi soal pemblokiran ponsel dari luar negeri, apabila nomor IMEI-nya tidak terdaftar.

"Jadi kalau buatku kayaknya lebih aman beli di Indonesia," kata Andien sambil mengenggam iPhone 11 Pro Max varian 512 GB baru miliknya.

Menurut Djatmiko Wardoyo, Direktur Marketing Komunikasi PT Erajaya Swasembada Tbk, aturan IMEI yang rencananya baru akan berlaku 18 April 2020 mulai terasa dampaknya.

Baca juga: Kena Blokir IMEI, Ponsel BM Tetap Bisa Terhubung WiFi

Buktinya, menurut pria yang akrab disapa Koko itu, adalah penjualan perdana iPhone 11 yang diklaim cukup positif.

"Menurut saya itu salah satu indikasi," kata Koko.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.