Alasan Samsung Terlambat Membawa Galaxy Fold ke Indonesia

Kompas.com - 13/12/2019, 16:05 WIB
Taufiq Furqan (kanan), Product Marketing Manager Samsung Indonesia, saat acara peluncuran perangkat Samsung Galaxy Fold di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (13/12/2019). CONNEY STEPHANIE/KOMPAS.comTaufiq Furqan (kanan), Product Marketing Manager Samsung Indonesia, saat acara peluncuran perangkat Samsung Galaxy Fold di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ponsel layar lipat Samsung Galaxy Fold hari ini, Jumat (13/12/2019) secara resmi masuk ke Indonesia. Dibanderol dengan harga Rp 30 juta, ponsel ini menjadi smartphone Samsung termahal yang ada di Tanah Air.

Galaxy Fold sejatinya telah dirilis secara global pada awal September lalu. Namun ponsel tersebut dipasarkan hanya di beberapa negara terpilih.

Butuh waktu sekitar tiga bulan agar Samsung bisa memboyong Galaxy Fold ke Indonesia. Waktu tersebut cukup lama jika dibandingkan dengan Galaxy S yang hanya berselang sekitar satu bulan. 

Mengapa demikian?

Menurut Product Marketing Manager Samsung Indonesia, Taufiq Furqan, Galaxy Fold dinilai mendapat respon yang positif dan mendulang banyak permintaan dari konsumen.

Sehingga kondisi inilah yang membuat Samsung kemudian mengambil keputusan untuk memperluas penjualan Galaxy Fold ke negara lain, termasuk Indonesia.

"Kurang lebih bulan Agustus sampai September di global telah launch. Nah,kami lihat ternyata di global demand-nya bagus, jadi kita memutuskan untuk memperluas marketnya di negara-negara lain termasuk di Indonesia," kata Taufiq.

Baca juga: Ponsel Layar Lipat Samsung Galaxy Fold Resmi Dijual di Indonesia

Selain itu menurut Taufiq, alasan lain mengapa butuh waktu sekitar tiga bulan untuk membawa perangkat ini ke Indonesia karena Samsung Galaxy Fold memiliki detail yang cukup banyak dan tidak bisa diproduksi secara massal.

"Pembuatan Galaxy Fold ini memang tidak seperti smartphone yang pada umumnya, karena fold ini ada engselnya, ada layar yang fleksibel, dan itu yang menyebabkan tidak bisa diproduksi sekaligus dalam jumlah banyak," pungkas Taufiq.

Bersamaan dengan diluncurkannya hari ini, Samsung juga membuka keran pre-order untuk calon pembeli perangkat Galaxy Fold melalui halaman resmi samsunggalaxylaunchpack.com.

Namun hanya dalam waktu sekitar 30 menit Samsung Galaxy Fold telah ludes terjual.

Baca juga: Dijual Rp 30 Juta di Indonesia, Samsung Galaxy Fold Ludes dalam 31 Menit

Samsung Galaxy Fold hadir dengan konfigurasi dua layar. Pertama, layar bagian depan berukuran 4,6 inci resolusi HD+. Layar kedua berukuran 7,3 inci dengan resolusi 1.536 x 2.152 piksel yang bersifat fleksibel atau dapat dilipat.

Untuk sektor dapur pacu, Galaxy Fold dipersenjatai dengan chipset Snapdragon 855 octa-core. Samsung hanya menyediakan satu model kapasitas untuk ponsel ini, yakni RAM 12 GB dan media internal 512 GB yang ditunjang dua buah baterai.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X