BrandzView
Konten ini merupakan kerjasama Kompas.com dengan Xiaomi

Trik Memotret Makanan dengan Smartphone Layaknya Jepretan Profesional

Kompas.com - 17/12/2019, 13:31 WIB
Ilustrasi memotret makanan dengan smartphone SHUTTERSTOCKIlustrasi memotret makanan dengan smartphone

 

KOMPAS.com – Zaman sekarang, orang-orang punya kebiasaan baru ketika makan atau minum di restoran dan kafe.

Alih-alih langsung menyantap makanan ketika disajikan, kebanyakan orang akan mengeluarkan smartphone kemudian memotret makanan serta minuman di depannya.

Apalagi saat makanan yang disajikan memiliki tampilan menarik. Tak lengkap rasanya jika tidak memotretnya terlebih dahulu kemudian mengunggahnya ke media sosial.

Bahkan di beberapa media sosial tagar atau hastags bertema makanan atau food menjadi salah satu yang cukup populer. Contohnya, di instagram, terdapat 366 miliar foto dengan tagar food dan 213 miliar foto dengan tagar foodporn.

Jika ditelusuri, ternyata aktivitas memotret makanan sudah dimulai sejak 2 abad yang lalu, tepatnya tahun 1845. Kala itu, William Henry Fox Talbot mengabadikan foto dengan makanan sebagai objek utamanya, yakni sekeranjang buah persik dan nanas.

Mengutip artsy.net, Senin (17/7/2017), hampir satu abad kemudian, fotografi makanan banyak digunakan untuk mengisi buku resep. Pada tahun 1990-an, buku resep banyak menampilkan foto-foto makanan yang ditata sedemikian rupa dengan berbagai properti untuk memperindahnya.

Kemudian, dengan kemunculan blog dan media sosial, aktivitas memotret makanan menjadi satu tren baru. Hampir semua orang gemar memotret makanan dengan menggunakan smartphone mereka.

Meskipun terlihat simpel, ternyata memotret makanan dengan smartphone tidak mudah. Sering kali hasil foto makanan yang diambil tidak sesuai dengan keinginan. Entah foto terlalu gelap atau bayangan tangan saat mengambil gambar ikut masuk dalam foto.

Akan tetapi, menurut Darwis Triadi salah satu fotografer kenamaan Indonesia, memotret makanan atau minuman dengan smartphone tidak terlalu sulit.

Kuncinya adalah peka terhadap cahaya sekitar, seperti dilansir dari video di kanal Youtube Darwis Triadi, Jumat (3/8/2018), yang berjudul “Belajar Foto: Tips Foto Makanan Dengan HP”.

Menurutnya, menggunakan smartphone untuk memotret makanan atau minuman artinya memotret dengan menggunakan cahaya yang sudah tersedia atau available light, seperti cahaya matahari atau lampu restoran.

Karena memanfaatkan available light itu, ada satu prinsip yang harus diperhatikan, yakni memastikan cahaya datang dari belakang atau samping objek.

Selain itu, masih dari video yang sama, Darwis pun membagikan beberapa tips dan trik memotret makanan dengan smartphone lainnya. Berikut Kompas.com telah merangkumnya untuk Anda.

Atur intensitas cahaya

Selain memastikan cahaya datang dari belakang atau samping objek, mengatur intensitas cahaya yang mengenai makanan atau minuman juga penting. Sebabnya, keras atau lembutnya cahaya dapat berpengaruh pada foto yang dihasilkan.

Foto dengan cahaya terang akan menghasilkan bayangan serta kontras yang lebih tajam. Sementara itu, cahaya lembut akan menghasilkan bayangan serta kontras lebih merata.

Bermain dengan komposisi

Salah satu kunci agar foto terlihat bagus dan menarik adalah dengan memperhatikan dan menerapkan komposisi foto dengan baik. Komposisi foto yang biasa diterapkan dalam bidang fotografi lain pun bisa digunakan untuk memotret makanan.

Misalnya, meletakkan objek makanan dan membagi bidang foto sama rata di sisi kanan dan kiri agar tampak simetris. Anda juga bisa memanfaatkan komposisi garis atau bentuk dari piring untuk menciptakan patern.

Coba berbagai sudut foto

Ketika memotret makanan, jangan hanya mengambil dari satu sudut atau angle saja. Cobalah bereksplorasi dengan memotret dari berbagai angle, seperti sejajar dengan tinggi objek (eye level), dari sudut 45 derajat, hingga sudut 90 derajat atau dari atas makanan.

Contohnya, ketika ingin memotret kue berlapis-lapis, Anda bisa menggunakan angle yang sejajar dengan tinggi objek untuk menampilkan keindahan lapisan kue tersebut.

 

Ilustrasi memotret kue berlapis-lapisSHUTTERSTOCK Ilustrasi memotret kue berlapis-lapis

Bisa juga memotret dengan posisi 45 derajat dengan jarak antara kamera dan makanan yang agak jauh untuk mengambil foto makanan keseluruhan dan menciptakan kesan penuh.

Abadikan detail makanan

Tak hanya bereksperiman dengan angle, Anda juga bisa mencoba mengambil foto dengan jarak tertentu.

Salah satunya memotret dari jarak dekat untuk mengabadikan detail makanan. Dengan jarak dekat, Anda dapat memperlihatkan tekstur hingga isi dari makanan atau minuman.

Agar detail makanan atau minuman yang dipotret tampak jelas dan bagus, Anda bisa memanfaatkan fitur lensa makro yang sudah dimiliki oleh beberapa smartphone, seperti milik Xiaomi Redmi Note 8 Pro.

Smartphone dengan quad-camera 64MP itu memiliki lensa ultra makro 2MP dengan kemampuan auto fokus super dekat, yakni 2cm. Dengan memanfaatkan fitur tersebut, semua detail makanan atau minuman dapat ditangkap dengan jelas.

Tak hanya itu, smartphone ini juga dilengkapi sensor kedalaman (depth) 2MP. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk mengatur tingkat blur pada latar belakang foto melalui fitur aperture 25 tingkat.

Dengan menggunakan teknologi itu, Anda bisa menghasilkan foto makanan dengan latar belakang blur yang dapat diatur.

Jadi, dengan menggabungkan trik fotografi dari Darwis Triadi dan memanfaatkan teknologi kamera smartphone, makanan dan minuman yang dipotret bisa tampil lebih menarik dan tampak profesional.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya