Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Konsol Langka Kolaborasi Nintendo dan Play Station Dilelang Tahun Depan

Kompas.com - 20/12/2019, 09:01 WIB
Bill Clinten,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

Sumber Kotaku

KOMPAS.com - Sebuah purwarupa konsol game langka hasil kolaborasi antara Nintendo dan Sony akan dilelang. Konsol bernama "Nintendo Play Station" ini akan dilelang tahun depan.

Konsol tersebut rencananya bakal dilepas oleh sang pemilik, Terry Diebold, melalui lembaga pelelangan asal AS, Heritage Auctions sekitar Februari 2020 mendatang. Konsol ini juga sempat dipamerkan pada 2015 lalu.

Nintendo Play Station adalah konsol prototipe lawas buah kerja sama Nintendo dan Sony pada era 1990-an. Karena sejatinya hanya purwarupa, konsol ini pun dibuat dalam jumlah yang terbatas.

Nintendo Play Station adalah konsol yang unik. Sebab, konsol ini diproduksi oleh Sony namun bisa memainkan game dari katrid Super Nintendo dan bisa juga memainkan game dari format CD.

Sayangnya, sekitar tahun 1991, konsol tersebut batal diproduksi lantaran Nintendo kadung melirik produsen elektronik ternama, Philips, untuk diajak bermitra.

Kendati begitu, Nintendo pun tak kunjung merilis perangkat hasil kolaborasinya dengan Philips.

Sementara Sony, akhirnya mengembangkan sendiri konsol game berformat CD dan merilis konsol ikonik PlayStation (tanpa spasi) di tahun 1994.

Baca juga: Begini Cara Menyalin Teks di PlayStation 4 Lewat Controller

Diebold telah memiliki konsol langka ini sejak sepuluh tahun lalu. Ia mendapatkan konsol tersebut melalui proses lelang dengan harga yang cukup murah, yakni 75 dollar AS atau sekitar Rp 1 juta.

Namun karena masalah ekonomi, Diebold memutuskan untuk merelakan perangkat langka tersebut.

Ia mengaku biaya yang dikeluarkan untuk memamerkan perangkat ini ke beragam tempat tak sebanding dengan pendapatan yang ia raup.

Baca juga: Daftar 25 Game PlayStation 1 Terbaik, Dijamin Bikin Kangen

Bahkan, ia menyebut kegiatan itu sama sekali tak menghasilkan keuntungan. Hal ini pun mendorong tekadnya untuk melelang perangkat tersebut.

"Saya telah berusaha berkeliling dengan membawa konsol ini dan tidak menghasilkan apapun. Setiap perjalanan yang kami lakukan, semuanya memakai biaya kami sendiri," kata Diebold.

Dikutip KompasTekno dari Kotaku, Jumat (20/12/2019), Diebold sebelumnya sempat menolak tawaran uang senilai 1,2 juta dollar AS (Rp 16,7 miliar) untuk melepas konsol langka tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Kotaku
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

e-Business
Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Internet
Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Internet
Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

e-Business
Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

Internet
Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

e-Business
Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan 'Sensa HD Haptics'

Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan "Sensa HD Haptics"

Gadget
10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

Gadget
Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Gadget
Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai  'Circle to Search' Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai "Circle to Search" Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Software
Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

e-Business
Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Game
Microsoft Rilis Phi-3 Mini, Model Bahasa AI Kecil untuk Smartphone

Microsoft Rilis Phi-3 Mini, Model Bahasa AI Kecil untuk Smartphone

Software
Meta Umumkan Horizon OS, Sistem Operasi untuk Headset VR Merek Apa Pun

Meta Umumkan Horizon OS, Sistem Operasi untuk Headset VR Merek Apa Pun

Software
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com