Tiga Aplikasi Anti Kesasar Saat Naik Transportasi Umum di Jakarta

Kompas.com - 21/12/2019, 12:51 WIB
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Agung Wicaksono, melakukan tugas sebagai petugas sterilisasi jalur untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada hari ini, 4 September 2019 di Halte Bundaran Hotel Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019). Kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi PT TransJakarta terhadap pelanggan dalam Hari Pelanggan Nasional 2019. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGDirektur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Agung Wicaksono, melakukan tugas sebagai petugas sterilisasi jalur untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada hari ini, 4 September 2019 di Halte Bundaran Hotel Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019). Kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi PT TransJakarta terhadap pelanggan dalam Hari Pelanggan Nasional 2019.

KOMPAS.com - Angkutan umum lambat laun menjadi pilihan prioritas untuk mengurangi kemacetan di Ibu Kota Jakarta. 

Selain lebih cepat dan bebas stress di jalan, menggunakan transportasi umum bisa lebih hemat dibandingkan Anda menggunakan kendaraan pribadi.

Tak hanya itu, harga kendaraan umum jauh lebih murah dan beberapa diantaranya akan memberikan anda ruang  ber-AC agar Anda tidak merasa panas jalan-jalan di Jakarta.

Baca juga: Google Maps Punya Fitur Anti-kesasar dan Rekomendasi Tempat Makan

Empat aplikasi ini akan memperlihatkan berbagai opsi jenis transportasi umum sehingga Anda dapat memilihnya sesuai kebutuhan dan tidak kesasar.

1. Google Maps

Ilustrasi navigasi Google Maps dengan transportasi umumKOMPAS.com/ OIK YUSUF Ilustrasi navigasi Google Maps dengan transportasi umum
Pasti anda tahu aplikasi ini. Google Maps yang dimiliki perusahaan teknologi Google memberikan fitur navigasi untuk mengarahkan anda menuju tempat tujuan. Bukan hanya untuk kendaraan pribadi, tapi juga transportasi umum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Caranya, cukup tulis tujuan anda dalam kolom pencarian aplikasi Google Maps. Kemudian pilih simbol bergambar kereta dan anda akan ditawarkan beberapa opsi transportasi umum, berikut rute dan harganya untuk mencapai tujuan.

Aplikasi ini juga memberikan estimasi waktu dan berapa kali transportasi umum lewat jalur Anda. Selain itu, Google Maps turut menginformasikan pemberhentian mana saja yang akan anda lewati.

2. Trafi 

Trafi memperlihatkan angkutan umum maja saja yang berada di sekitar berikut jenis dan rutenya. KOMPAS.com/ OIK YUSUF Trafi memperlihatkan angkutan umum maja saja yang berada di sekitar berikut jenis dan rutenya.
Aplikasi berlogo merah jambu dan putih ini berasal dari Lithuania dan resmi meluncur di Jakarta pada Mei 2016 lalu.

Trafi menawarkan berbagai alternatif jalur transportasi menuju tempat tujuan seperti menggunakan Bus Kota, TransJakarta, Kereta CommuterLine, Angkutan Kota, MRT dan LRT.

Rangkaian fitur pada aplikasi ini mirip dengan Google Maps, namun kelebihannya terletak pada fitur pemantauan sarana angkutan secara real time. Pergerakan moda-moda transportasi di sekitar Anda bisa dilihat secara langsung di peta.

Saat menunggu transportasi umum di shelter atau halte bus, Anda pun dapat memprediksi dimana bus sedang berada dan kapan bus tersebut datang.

Selain itu, waktu real time kedatangan kendaraan juga dapat dipantau melalui aplikasi ini. Trafi tetap dapat diakses walaupun Anda sedang tidak terkoneksi ke Internet.

3. Moovit

Tampilan aplikasi MoovitKOMPAS.com/ OIK YUSUF Tampilan aplikasi Moovit
Aplikasi yang awalnya memulai debut melalui iOS (iPhone) ini sekarang sudah tersedia di Android.

Moovit mengklaim akan memberikan kontrol penuh atas perjalanan penggunanya sehingga Anda bisa tenang saat menggunakan transportasi umum.

Baca juga: Demi Peta, Uber Rela Bayar Google Rp 820 Miliar

Karena transportasi umum selalu tidak dapat diprediksi, Moovit terus memperbarui informasi saat operator mengubah jadwal atau layanan.

Dengan begitu Anda tidak akan terhenti di stasiun yang tutup atau menunggu bis yang tidak akan datang.

Fitur panduan Live dengan notifikasi saat turun akan memandu Anda selangkah demi selangkah secara real-time saat Anda bepergian.

Ketahui tepatnya angkutan umum mana yang  Anda butuhkan, berapa lama (atau berapa cepat) Anda menunggu, dan berapa pemberhentian yang tersisa.

  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.