Terjadi Lagi, Ratusan Juta Nomor Telepon Pengguna Facebook Bocor di Internet

Kompas.com - 23/12/2019, 07:07 WIB
Gambar yang diambil pada 20 November 2017 ini menunjukkan logo Facebook, layanan media sosial yang berbasis di Amerika Serikat. AFP PHOTO/LOIC VENANCEGambar yang diambil pada 20 November 2017 ini menunjukkan logo Facebook, layanan media sosial yang berbasis di Amerika Serikat.

Dikutip KompasTekno dari Mashable, Senin (23/12/2019), meski belum diketahui siapa pelakunya, para peneliti meyakini bahwa database tersebut dibuat dan disusun oleh pelaku di Vietnam.

Menurut Diachenko, alamat IP server tempat data itu disimpan kini telah dihapus sejak 19 Desember 2019 kemarin.

Ini bukan pertama kalinya nomor telepon pengguna Facebook bocor di dunia maya.

Pada September lalu, ada sebanyak 419 juta nomor ponsel pengguna Facebook yang bocor di internet.

Baca juga: Facebook Tetap Bisa Melacak Lokasi Pengguna Meski Tanpa Izin

Keseluruh nomor ponsel tersebut disertai dengan sejumlah data geografis mengenai lokasi di mana nomor itu berada.

Di dalamnya diketahui ada sekitar 133 nomor ponsel pengguna Facebook dari Amerika Serikat, 18 juta nomor dari pengguna dari Britania Raya (United Kingdom) serta 50 juta berasal dari Vietnam. Sementara sisanya, berasal dari berbagai negara di dunia.

Nomor-nomor tersebut ditemukan dalam sebuah server yang tidak dilindungi dengan password. Sehingga, siapa pun bisa mengakses database nomor ponsel itu, beserta lokasi pengguna secara leluasa.

Halaman:


Sumber Mashable
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X