Blokir Tidak Cukup untuk Basmi Situs serupa IndoXXI

Kompas.com - 24/12/2019, 20:05 WIB
Ilustrasi streaming film di laptop. ShutterstockIlustrasi streaming film di laptop.

KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan memblokir peredaran situs penyedia layanan film dan musik ilegal, termasuk yang populer seperti IndoXXI atau LK21.

Kominfo akan menggandeng Direktorat Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, penegak hukum, dan Asosiasi industri kreatif untuk mewujudkan hal tersebut. Namun cara ini disebut kurang jitu.

Pemerintah dan penyedia situs seakan "kucing-kucingan". Sebab, penyedia situs akan segera mengganti alamat untuk menghindari pemblokiran.

Menurut Alfons Tanujaya, spesialis antivirus dari Vaksin.com, pemblokiran saja tidak cukup untuk melenyapakan situs penyedia layanan hiburan ilegal.

Baca juga: Ini Bahaya Mengakses Situs Streaming Film Ilegal seperti IndoXXI

"Kurang efektif menghadapi bisnis ilegal dengan blokir situs. Karena mereka tinggal mengganti alamat situsnya setiap kali diblokir," kata Alfons, ketika dihubungi KompasTekno, Selasa (24/12/2019).

Menurutnya, pemerintah perlu mencari cara yang lebih efektif. Ia mencontohkan, pemerintah bisa menganalisa server atau trafik download film tersebut, lalu menerapkan blokir ke jenis trafik atau karakteristik file bajakan.

"Selain itu, perlu diikuti tindakan hukum, karena tindakan pembajakan ini kan jelas melanggar hukum," imbunya.

Payung hukum ini, menurut Alfons, diperlukan agar penyedia situs kapok membuka layanan kembali. Pemerintah memang sedang cari cara untuk memberikan efek jera bagi situs-situs "nakal" lainnya di masa mendatang.

Baca juga: Situs Streaming Film IndoXXI Ditutup Januari 2020

Untuk saat ini, Kominfo baru akan menerapkan pemblokiran untuk situs streaming film ilegal. Tidak menutup kemungkinan, situs penyedia hiburan ilegal lain akan ikut diblokir di masa mendatang. 

"Di era digital, kekayaan (hak cipta) yang harus dilindungi. Kalau enggak nanti orang malas berkreasi," kata Dirjen Aptika Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan, dilansir KompasTekno dari Antaranews.com.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X