Deretan Akuisisi Perusahaan Teknologi Fenomenal Selama Satu Dekade

Kompas.com - 31/12/2019, 13:46 WIB
Layanan media sosial yang dimiliki Mark Zuckerberg yaitu Instagram, WhatsApp, dan Facebook. KompasTeknoLayanan media sosial yang dimiliki Mark Zuckerberg yaitu Instagram, WhatsApp, dan Facebook.

KOMPAS.com - Agar terus bisa bertahan dalam persaingan pasar, sebuah perusahaan tak jarang melakukan akuisisi terhadap perusahaan lain.

Hal tersebut dilakukan untuk menyerap segala macam sumber daya milik perusahaan yang diakuisisi, termasuk inovasi.

Selama sepuluh tahun ke belakang, perkembangan teknologi pun semakin pesat. Ada banyak perusahaan teknologi baru bermunculan, bak jamur di musim hujan.

Perusahaan teknologi pun tak lepas dari tindakan akuisisi, agar mereka tetap menjadi pilihan konsumen di antara pasar yang berkembang semakin cepat.

Selama satu dekade terakhir, ada pula sejumlah akusisi fenomenal yang dilakukan perusahaan teknologi. Ada yang berhasil, ada pula yang mesti menelan pil pahit karena berujung kegagalan.

Nah, berikut ini KompasTekno merangkum sejumlah akuisisi perusahaan teknologi yang paling fenomenal selama satu dekade ke belakang.

1. Google - Motorola (2012)

Korporat mesin pencarian raksasa, Google sempat mengakuisisi brand smartphone legendaris Motorola pada 2012 lalu. Saat itu, nilai akuisisi yang disepakati adalah 12,5 miliar dollar AS atau.

Google menargetkan protofolio Motorola yang memiliki 17.000 paten mobile. Namun, akuisisi tersebut tak bertahan lama.

Hanya dua tahun, atau tepatnya pada 2014, Google menjual bisnis smartphone Motorola ke Lenovo seharga 2,9 miliar dollar AS.

2. Facebook - Instagram (2012)

InstagramInstagram Instagram

Pada 2012, Facebook mengakuisisi Instagram yang baru berumur 2 tahun. Facebook mengakuisisi aplikasi yang masih seumur jagung itu seharga 1 miliar dollar AS (lebih dari Rp9 triliun). 

Angka ini terbilang cukup besar untuk sebuah perusahaan rintisan yang usianya masih sangat muda.

Awalnya, CEO Facebook, Mark Zuckerberg sempat berencana untuk tidak menggabungkan Instagram secara khusus ke Facebook.

Namun, sedikit demi sedikit Instagram mulai terintegrasi dengan perusahaan induknya tersebut. Bahkan terdapat beberapa ikon-ikon serta fitur Instagram yang kini dapat ditemukan di Facebook.

Halaman:


Sumber kompas.com
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X