Listrik Mati karena Banjir, Ini 10 Cara Menghemat Baterai Smartphone

Kompas.com - 01/01/2020, 18:12 WIB
Ilustrasi baterai ponsel istIlustrasi baterai ponsel
Editor Oik Yusuf


KOMPAS.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah di Jakarta lantaran banjir setelah hujan mengguyur Ibu Kota menjelang pergantian tahun. 

Dengan tidak adanya listrik, pengguna smartphone tidak bisa mengisi ulang baterainya. aksesori powerbank atau baterai eksternal memang bisa dipakai saat darurat.

Namun, bagaimana jika setrum yang tersisa di powerbank sudah menipis, atau bahkan habis, sementara baterai smartphone tidak terisi penuh dan kita tidak tahu kapan pasokan listrik akan kembali pulih?

Nah, untuk menghemat baterai smartphone di tengah mati listrik atau pemadaman listrik yang masih terjadi, berikut KompasTekno rangkum 10 tips menghemat baterai smartphone.

1. Cek dan setop aplikasi yang paling boros baterai

Smartphone biasanya dibekali dengan sejumlah aplikas, entah bawaan dari sistem atau yang pengguna pasang (install) sendiri. Aplikasi tersebut bisa menyedot baterai jika digunakan terus-menerus.

Baca juga: Pemadaman Listrik karena Banjir di Jakarta Bisa Dipantau di Situs Ini

Oleh karena itu, cek aplikasi apa saja yang paling banyak menguras baterai di masing-masing pengaturan ponsel. Di ponsel berbasis Android, misalnya, pengguna bisa mengunjungi "Settings" dan pergi ke menu "Battery & performance" dan pilih "Power usage".

Di pengaturan tersebut, pengguna bisa melihat aplikasi mana saja yang paling menguras baterai.

Perlu diingat, masing-masing menu di smartphone mungkin berbeda. Namun, menu yang serupa dengan fungsi baterai di atas agaknya sudah tersedia di kebanyakan smartphone saat ini.

2. Turunkan tingkat kecerahan layar (brightness), aktifkan mode gelap

Biasanya kecerahan dari sebuah layar smartphone akan menentukan tingkat kenyamanan dalam melihat tampilan di layar. Namun tingkat kecerahan pun dapat mempengaruhi besarnya daya baterai yang digunakan.

Semakin tinggi tingkat kecerahan layar akan membuat daya baterai semakin terhisap.

Untuk itu pengguna dapat menyesuaikan tingkat kecerahan sesuai dengan kondisi yang terjadi dan sebaiknya tidak menggunakan kecerahan otomatis karena akan menggunakan sensor cahaya yang menguras baterai pula.

Dark mode di iPhone9to5 Mac Dark mode di iPhone

Baca juga: Diuji, Mode Gelap iOS 13 Bisa Bikin Baterai iPhone Tahan Lebih Lama

Sebagian ponsel menyediakan opsi dark mode yang mengubah tampilan jadi serba gelap. Ini dapat membantu menghemat baterai lebih jauh, terutama untuk yang memiliki tipe layar OLED.

3. Matikan sinyal radio yang tak penting

Fitur-fitur yang mengandalkan frekuensi radio, seperti NFC, GPS, Wi-Fi dan sebagainya memang berguna untuk kemudahan aktifitas pengguna, seperti menyambungkan ponsel dengan hotspot dan membayar menggunakan uang digital (e-money).

Namun, terkadang pengguna lupa mematikan fitur tersebut ketika sudah tidak dibutuhkan. Nah, jika dibiarkan terus aktif ketika tidak digunakan, fitur-fitur tersebut akan menguras daya baterai.

Untuk itu, ada baiknya untuk mematikan Wi-Fi, GPS, Bluetooth, dan fitur konektivitas lainnya ketika tidak digunakan.

4. Jangan tinggalkan aplikasi berjalan di background

Multi-tasking merupakan sebuah istilah dimana pengguna menjalankan sederet aplikasi secara bersamaan di smartphone mereka. Kegiatan tersebut memudahkan pengguna untuk kembali ke aplikasi-aplikasi yang sering dibuka, tanpa harus me-restart aplikasi.

Baca juga: Video: 9 Cara Hemat Baterai untuk Ponsel Android

Di sisi penggunaan baterai, multi-tasking bisa menguras baterai lantaran aplikasi berjalan di sistem ponsel dan memori.

Untuk menghindari pemborosan baterai, tutup aplikasi yang tidak digunakan sesaat pengguna meninggalkan aplikasi tersebut. Hindari menekan tombol home untuk kembali ke layar utama ponsel.

Sebaiknya, pengguna menekan tombol "recent apps" atau "task manager" dan sejenisnya, untuk menutup aplikasi yang tidak terpakai dan masih berjalan di memori ponsel.

5. Hindari penggunaan widgets dan live wallpapers

Menggunakan gambar wallpaper animasi atau live wallpaper cukup menarik. Namun ini akan meningkatkan penggunaan prosesor sehingga menyebabkan daya baterai semakin terkuras.

Sama halnya ketika menggunakan widget yang membutuhkan update data dari internet akan menyebabkan daya baterai pun ikut terkuras. Untuk itu pengguna dapat mencoba menggunakan wallpaper menarik yang statis dan meminimalisir penggunaan widget.

6. Matikan notifikasi yang tidak penting

Sejumlah aplikasi biasanya dibekali dengan kemampuan mengantarkan informasi lewat notifikasi agar mudah dilihat oleh pengguna, jika memang ada hal penting yang perlu pengguna tau. Misalnya, untuk update berita atau sekadar memberi tahu ada pesan masuk.

Namun, penggunaan notifikasi bisa menguras baterai jika pengguna tak mengontrol aplikasi mana yang bisa mengantarkan informasi melalui notifikasi.

Ilustrasi baterai handphone Ilustrasi baterai handphone

Karena itu, matikan beberapa notifikasi untuk aplikasi yang menurut pengguna tak dibutuhkan. Untuk mengakses izin notifikasi, pengguna bisa mengunjungi menu "Settings" pada ponsel masing-masing dan pergi ke menu "App notifications" atau menu serupa.

7. Perbarui sistem ponsel/OS dan aplikasi

Pembaruan sistem atau aplikasi biasanya membawa peningkatan pada segi penggunaan resource, seperti memori dan baterai. Biasanya, aplikasi yang terbaru juga telah dioptimasi sedimikian rupa untuk menghemat penggunaan resource tadi.

Notifikasi pembaruan, yang akan muncul jika aplikasi atau sistem tidak kunjung diperbarui, juga sejatinya ikut menguras baterai lantaran menggunakan fitur reminder berbentuk notifikasi pula.

Oleh karena itu, pengguna disarankan memperbarui sistem atau aplikasi yang terpasang di smartphone masing-masing dengan yang terbaru demi menghemat baterai.

8. Matikan fitur automatic sync

Fitur automatic sync biasanya bermanfaat untuk mengecek apakah ada informasi baru dari aplikasi yang terpasang oleh pengguna, misal untuk mengecek e-mail secara berkala atau notifikasi dari aplikasi jejaring sosial.

Baca juga: WhatsApp Android Versi Baru Bikin Boros Baterai

Namun, pengecekan secara berkala ini memang menguras baterai. Untuk itu, pengguna bisa menonaktifkan fitur automatic sync di menu "Settings" yang ada pada smartphone.

9. Gunakan fitur power saving dalam ponsel

Biasanya, fitur penghemat baterai ini telah tersedia pada beberapa jenis smartphone keluaran terbaru. Dengan fitur ini pengguna dapat mengatur aplikasi yang dapat berjalan di latar belakang agar hemat dalam menggunakan daya baterai.

Fitur ini memang berguna lantaran bisa membatasi kemampuan smartphone dan hanya kemampuan dasar saja yang akan berjalan, seperti telepon, SMS, dan internet. Walhasil, baterai ponsel pun tak terkuras oleh beberapa aplikasi dan fitur yang tak begitu dibutuhkan.

Manfaatkan fitur power saving di smartphone agar penggunaan ponsel tak memakan baterai berlebih saat listrik mati.

10. Gunakan aplikasi ponsel yang bebas iklan

Beberapa aplikasi memang ada yang gratis dan ada yang berbayar. Biasanya, aplikasi yang bisa dipasang secara gratis dibekali dengan sistem ads guna menampilkan iklan di dalam antarmuka aplikasi.
Baca juga: Charger Xiaomi Bisa Isi Baterai 4.000 mAh dalam 17 Menit

Untuk menampilkan iklan, ponsel membutuhkan tenaga ekstra, seperti penggunaan data dan baterai ekstra.

Untuk itu, gunakan aplikasi yang bebas iklan atau aplikasi berbayar guna menghindari iklan yang mungkin mengganggu dan sejatinya menguras baterai ponsel.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X