Cegah Bullying, Twitter Bikin Fitur untuk Batasi Jumlah Reply

Kompas.com - 09/01/2020, 16:07 WIB
Ilustrasi akun Twitter CNNIlustrasi akun Twitter
Penulis Bill Clinten
|

KOMPAS.com - Komentar negatif di jejaring sosial kini sangat mudah ditemukan. Terlebih lagi, pengguna bisa dengan mudah melakukan perundungan (bullying) terhadap sesama melalui kolom balasan atau komentar di media sosial.

Untuk menghindari hal tersebut, Twitter berencana menghadirkan sebuah fitur baru. Fitur ini nantinya dapat digunakan pengguna untuk mengontrol atau membatasi siapa saja yang bisa membalas (reply) sebuah twit yang diunggah.

Rencana peluncuran fitur ini disampaikan oleh Director of Product Management Twitter Suzzane Xie di panggung Consumer Electronic Show (CES) 2020 di Las Vegas, AS.

Fitur tersebut nantinya akan muncul ketika pengguna akan mengunggah sebuah kicauan. Sebelum diunggah, akan muncul sebuah menu untuk menentukan siapa saja yang boleh membalas kicauan tersebut.

Baca juga: Follow Akun Twitter Ini untuk Pantau Banjir Jakarta

Menu tersebut akan muncul dalam pengaturan "Conversation participants" yang terletak di jendela compose. Di situlah pengguna bakal bisa memilih siapa saja yang bisa membalas twit yang akan diunggah.

Ilustrasi fitur Conversation participants di Twitter.TheVerge Ilustrasi fitur Conversation participants di Twitter.

Ada empat pilihan pengaturan, yakni "Global" (semua orang bisa membalas), "Group" (hanya orang yang di-follow dan di-mention), "Panel" (hanya orang yang di-mention), dan "Statement" (tidak mengizinkan siapa pun untuk membalas twit).

Meski demikian, pengguna Twitter lainnya masih bisa menggunakan fitur quote atau Retweet with comment untuk mengutip kicauan tersebut meski kolom balasannya (reply) telah dibatasi.

Menurut Xie, fitur retweet with comment dapat digunakan jika pengguna Twitter ingin membantah, atau sekadar menyanggah kicauan yang tidak bisa dibalas karena fitur baru tersebut.

Baca juga: Ada Celah Keamanan, Twitter Imbau Pengguna Segera Perbarui Aplikasi

Fitur pembatasan reply di Twitter bakal mulai diuji coba pada kuartal pertama 2020, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari TheVerge, Kamis (9/1/2020).

Dalam masa uji coba, selain meninjau masalah yang kemungkinan bakal muncul, Twitter juga bakal mengawasi fitur Retweet with comment agar tidak disalahgunakan sebagai celah untuk berkomentar negatif.

Jika masa uji coba telah selesai dan tidak ada masalah, maka fitur tersebut rencananya mulai disebar ke semua pengguna Twitter pada tahun 2020 ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Verge
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X