Video Pesawat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Taal di Bandara Ninoy Aquino

Kompas.com - 13/01/2020, 13:53 WIB
Tangkapan layar dari video memperlihatkan Gunung Taal di Tagaytay, Filipina, meletus pada 12 Januari 2020. Social Media/Jon Patrick Laurence Yen via REUTERSTangkapan layar dari video memperlihatkan Gunung Taal di Tagaytay, Filipina, meletus pada 12 Januari 2020.

KOMPAS.com - Erupsi Gunung Taal di wilayah Cavite, Filipina, sejak Minggu (12/1/2020) menimbulkan gangguan penerbangan dari dan ke Manila.

Sejumlah pesawat yang berada di Bandara Ninoy Aquino International Airport dilaporkan terdampak abu vulkanik Gunung Taal. Beberapa di antaranya milik maskapai Singapore Airlines dan Qantas.

Dalam video yang beredar di Twitter, tampak bagian atas pesawat Boeing 787 Singapore Airlines dan Airbus A330 Qantas terkena siraman abu vulkanik.

Video yang diunggah oleh akun Twitter pribadi DJ Magik itu memperlihatkan proses pembersihan abu vulkanik sedang berlangsung.

Baca juga: Erupsi Gunung Merapi dan Bahaya Abu Vulkanik bagi Pesawat

Video tersebut diunggah pada hari ini, Senin (13/1/2020) pukul 11.16 waktu setempat, dan telah ditonton 3.500-an kali.

Menurut DJ Magik, masih ada sisa-sisa abu vulkanik di Bandara Ninoy Aquino Manila, tetapi pergerakan pesawat sudah mulai tampak.

Bandara Ninoy Aquino ditutup sejak Minggu (12/1/2020) sore akibat erupsi Gunung Taal. Hingga pagi tadi, sejumlah penerbangan dibatalkan.

Gunung Taal berjarak sekitar 82 km dari Manila. Saat erupsi, Lava dan kolom abu yang disertai dengan kilatan petir terlihat dari gunung tersebut.

Baca juga: Kemenlu Siapkan untuk Bantu WNI di Wilayah Erupsi Gunung Taal Filipina

Informasi terkait meletusnya gunung ini pun tersebar secara luas di media sosial. Hingga pukul 12.30 WIB, Senin (13/1/2020), tagar #PrayForPhilippines menjadi terpopuler di media sosial Twitter, dengan jumlah twit lebih dari 55.000.

Menurut keterangan dari Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, ada 170 WNI di wilayah Cavite yang sebagian besar merupakan mahasiswa.

Masyarakat yang membutuhkan informasi dan mengalami situasi darurat dapat menghubungi hotline KBRI dengan nomor 09173198470.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X