Huawei Klaim Mate X Laku 100.000 Unit Tiap Bulan

Kompas.com - 14/01/2020, 08:41 WIB
Huawei Mate X memiliki diagonal layar 8 inci ketika dibentangkan. Saat dilipat, ukuran layarnya menjadi 6,6 inci. Yudha Pratomo/KompasTeknoHuawei Mate X memiliki diagonal layar 8 inci ketika dibentangkan. Saat dilipat, ukuran layarnya menjadi 6,6 inci.

KOMPAS.com - Produsen smartphone asal China, Huawei, mengklaim bahwa penjualan ponsel layar lipat Mate X cukup memuaskan.

Huawei sesumbar bahwa sejak dirilis di China pada November 2019 lalu, penjualan Mate X mencapai angka 100.000 unit setiap bulannya.

Hal tersebut diutarakan pihak Huawei dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2020 beberapa waktu lalu.

Jika dihitung sejak November, artinya Huawei telah menjual sekotar 200.000 unit Mate X hingga saat ini.

Baca juga: Aplikasi-aplikasi Google Dilaporkan Bakal Absen dari Huawei Mate X

Meski terlihat besar, angka tersebut jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan penjualan ponsel layar lipat Samsung Galaxy Fold yang lebih dulu diluncurkan dan beredar di pasaran.

Sejauh ini, wilayah pemasaran Huawei Mate X memang masih terbatas, yakni hanya tersedia di wilayah China.

Dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2020 di Las Vegas pekan lalu, petinggi Samsung, Young Sohn, mengklaim bahwa Galaxy Fold telah terjual 400 ribu hingga 500 ribu unit sejak peluncurannya pada September 2019.

Huawei dan Samsung dianggap sebagai dua produsen ponsel layar lipat dengan penjualan tercepat yang mampu membanjiri pasar sejak 2019.

Di CES 2019, beberapa purwarupa smartphone lipat juga dipamerkan, di antaranya Microsoft dan Motorola Razr yang kabarnya akan diluncurkan tahun ini.

Dihimpun KompasTekno dari The Verge, Selasa (14/1/2020), Saat ini, Huawei memasarkan Mate X dengan harga 16.999 yuan atau setara dengan Rp 33,6 juta. Sedangkan Samsung Galaxy Fold dipasarkan seharga 15.999 yuan atau sekitar Rp31,6 juta.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa Mate X diperkenalkan Huawei dalam acara Mobile World Congress (MWC) 2019.

Ponsel itu awalnya direncanakan meluncur pada Juli 2019, namun perusahaan memutuskan untuk menunda peluncuran tersebut lantaran ingin memperbaiki dan meningkatkan sistem layar lipat pada ponsel.

Baca juga: Alasan Penjualan Huawei Mate X Molor Berbulan-bulan

Di sisi lain, pada gelaran CES 2020, teknologi layar lipat kini sudah merambah ke perangkat laptop. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran ThinkPad X1 Fold yaitu folding laptop besutan Lenovo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber gsmarena
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X