iPhone 11 Dongkrak Jumlah Pengapalan iPhone di China

Kompas.com - 14/01/2020, 13:39 WIB
iPhone 11 series yang terpajang di salah satu Apple Store di Singapura. Wahyunanda Kusuma Pertiwi/KOMPAS.comiPhone 11 series yang terpajang di salah satu Apple Store di Singapura.

KOMPAS.com - Popularitas iPhone 11 membawa kabar baik untuk penjualan iPhone di China. Pasalnya, jumlah pengapalan perangkat iPhone meningkat di sana, terutama saat periode liburan bulan Desember lalu.

Bahkan, pengapalan iPhone naik dua angka menjadi 18,7 persen secara year on year dengan pengapalan 3,18 juta unit.

Data itu dihimpun dari kalkulasi Bloomberg berdasarkan data dari pemerintah dan seluruh pengapalan smartphone, termasuk ponsel Android.

Peningkatan ini meneruskan tren positif pada bulan September hingga Oktober 2019 lalu. Pada periode tersebut, Apple mengapalkan sebanyak 10 juta unit iPhone.

Beberapa analis berpendapat bahwa penjualan iPhone 11 lebih tinggi dibanding pendahulunya, khususnya di China yang menjadi pasar kedua terbesar Apple setelah Amerika Serikat.

Sebelum iPhone 11 dirilis, Apple sempat terseok-seok di China karena banyaknya pemain lokal yang juga kuat, seperti Xiaomi dan Huawei.

Baca juga: iPhone 11 Pro Berisi Potongan Celana Mike Tyson Dijual Rp 88 Juta

Vendor asal Korea Selatan, Samsung, juga menyerobot pangsa pasar Apple di China untuk segmen ponsel premum.

CEO Apple Tim Cook pun mengadakan beberapa program untuk mendongkrak kembali penjualan iPhone di sana, seperti memberikan diskon dan tukar tambah (trade in).

"Konsumen di China akan mendapatkan iPhone 11 series lebih baik dibanding model tahun lalu karena harga yang lebih murah. Kami melihat penjualan model tahun lalu lebih lemah dibanding produk terbaru yang kian menguat," kata Nicole Peng, salah satu analis Canalyst, dihimpun dari Investors.

Penjualan iPhone di China diprediksi akan semakin meningkat menjelang Tahun Baru Imlek akhir Januari nanti.

Baca juga: iPhone 11 Rilis di Indonesia, Harga iPhone XR, XS, dan XS Max Turun

Secara keseluruhan, penjualan smartphone di China menurun pada bulan Desember lalu ke angka 30 juta unit.

Jumlah itu turun 13,7 persen dibanding periode yang sama tahun 2018 lalu, sebagaimana laporan Bloomberg, yang dirangkum KompasTekno, Selasa (14/1/2020).

Larisnya iPhone 11 series cukup menarik, sebab Apple sampai saat ini hanya menyediakan perangkat iPhone versi 4G, belum 5G seperti vendor lainnya.

Padahal, di China beberapa vendor smartphone mulai memasarkan ponsel 5G mereka. Apple diproyeksikan baru akan merilis iPhone 5G di tahun 2020 ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X