WhatsApp Terpopuler pada 2019, TikTok Lampaui Facebook

Kompas.com - 16/01/2020, 13:28 WIB
Tiktok ShutterstockTiktok

 

KOMPAS.com - WhatsApp menjadi aplikasi yang terpopuler, atau paling banyak di- download sepanjang 2019. Hal ini terungkap dari hasil riset firma peneliti aplikasi Sensor Tower di dalam laporan "Store Intelligence Data Digest: 2019 Year in Review".

Namun, dari survei tersebut juga terungkap bahwa jumlah unduhan aplikasi video TikTok buatan ByteDance dari China telah melampaui aplikasi Facebook, Instagram, dan Messenger.

Berdasarkan survei Sensor Tower, TikTok telah diunduh sebanyak lebih dari 700 juta kali sepanjang 2019.

Pencapaian ini otomatis menempatkan TikTok tepat di atas beragam aplikasi rintisan perusahaan Mark Zuckerberg, seperti Messenger, Facebook, dan Instagram.

Baca juga: Kantor Pusat TikTok Akan Dibangun di Luar China

Daftar aplikasi yang paling banyak diunduh di 2019.SensorTower Daftar aplikasi yang paling banyak diunduh di 2019.

Meski begitu, WhatsApp, yang notabene berada di bawah payung Facebook juga, masih mendominasi dengan 850 juta unduhan dalam periode yang sama.

Menarik melihat aplikasi TikTok kian digemari oleh para pengguna di seluruh dunia. Padahal, jika menilik ke belakang, aplikasi besutan Facebook bisa dibilang merupakan "penghuni" posisi teratas di dalam daftar aplikasi yang paling banyak diunduh.

Pada 2016 dan 2017, misalnya, keempat aplikasi Facebook yang disebutkan tadi masih menduduki empat posisi teratas. 

Namun, pada tahun 2018, TikTok mulai menampakkan batang hidungnya dalam daftar aplikasi yang paling banyak diunduh dengan menyabet posisi keempat.

Baca juga: TikTok Uji Coba Aplikasi Musik Ala Spotify di Indonesia

Kala itu, TikTok hanya mampu menyalip jumlah unduhan aplikasi Instagram, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari SensorTower, Kamis (16/1/2020). Dengan kata lain, dalam kurun satu tahun, TikTok menyalip dua aplikasi besar macam Facebook dan Messenger. 

Perlu dicatat, Sensor Tower sendiri menghitung angka unduhan ini berdasarkan jumlah download aplikasi terkait di toko aplikasi App Store (iOS) dan Google Play Store (Android) mulai dari 1 Januari hingga 31 Desember 2019.

Adapun aplikasi TikTok yang diunduh melalui toko aplikasi pihak ketiga di luar dua platform tadi, atau aplikasi TikTok yang terpasang pre-loaded di ponsel, tidak disertakan dalam riset Sensor Tower.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X